• Selamat Datang

    Banyak umat Islam yang tidak / belum mengetahui perpecahan dalam Ahmadiyah yang terjadi tahun 1914. Pada tahun tersebut Ahmadiyah terpecah menjadi dua. Perpecahan itu diakibatkan tiga perbedaan yang sangat FUNDAMENTAL yakni :
    1. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad betul-betul Nabi.
    2. Beliau itu ialah Ahmad yang diramalkan dalam Qur'an Suci. 61:6.
    3. Semua orang Islam yang tidak berbai’at kepadanya, sekalipun tidak pernah mendengar nama beliau, hukumnya kafir dan keluar dari Islam (klik Ainai Sadaqat . hal 70-71)
    Yang mendukung pendapat itu adalah Ahmadiyah Qadiyan. Di indonesia organisasi itu bernama Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
    Sedangkan yang tidak menyetujuinya memisahkan diri dan membentuk anjuman baru. Anjuman itu bernama Anjuman Ahmadiyya Ishaati Islam Lahore (AAIIL) atau yang lebih dikenal dengan nama Ahmadiyah Lahore. Di Indonesia organisasi ini bernama Gerakan Ahmadiyah Indonesia. Untuk lebih mengenal lebih lanjut tentang Ahmadiyah Lahore ini silahkan klik
    -Gerakan Ahmadiyah Indonesia
    - Kliping Tentang Ahmadiyah

  • Artikel Terakhir

  • Kategori

  • Sign In

Injil Barnabas Injil Yang asli ???

Oleh: Simon Ali Yasir 

[Hingga kini banyak sekali umat Muslim yang beranggapan bahwa Injil Barnabas adalah Injil yang asli,  sedemikian rupa keyakinan itu hingga mereka menafsirkan Qur'an Suci - khususnya tentang penYaliban Yesus - dengan menjadikan Injil tersebut sebagai hakim bagi Qur'an Suci. karena mereka beranggapan bahwa yang disalib itu bukan Yesus melainkan Yudas Iskariot dan Yesus itu sendiri diselamatkan dengan diangkat kelangit kedua dengan badan wadagnya. Kini yang menjadi pertanyaan benarkah Injil Barnabas itu asli?, bukankah hanya kitab Al-Quran saja yang kemurniannya dijaga oleh Allah Ta'ala?]

Injil Barnabas menurut Qur’an Suci

Dan sebagian mereka buta huruf; mereka tak tahu Kitab, selain (dari) desas-desus dan mereka hanya mengira-ngira saja. Maka celaka sekali orang yang menulis Kitab dengan tangan mereka, lalu berkata: Ini adalah dari Allah; agar mereka memperoleh harga yang rendah sebagai pengganti ini. Maka celaka sekali mereka, karena apa yang mereka tulis dengan tangan mereka, dan celaka sekali mereka, karena apa yang mereka usahakan” (2:78-79)

Sangatlah tepat gambaran Qur’an Suci tentang kitab Suci yang sudah-sudah bahwa pengetahuan mereka tentang Kitab (ajaran) tersebut adalah dari desas-desus dan perkiraan saja hal ini diakui oleh Injil Lukas

Teofilus yang mulia, banyak orang yang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar” (Lukas 1:1-4)

dari penuturan Lukas tersebut dapat disimpulkan:

  • 1. sejak zaman permulaan kekristenan telah banyak disusun Injil: banyak orang yang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,…”

  • 2. Injil itu disusun berdasarkan Cerita dari mulut ke mulut yang fokusnya adalah pelajaran Al-Masih sang Firman: yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman”.

  • 3. Injil Lukas disusun dengan cara ambil sana ambil sini yang dianggapnya benar:” Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,….”

Kitab Suci yang ditulis langsung, dibaca lalu diamalkan hanyalah Qur’an Suci (80:11-16; 75:17-19). Sebelum Qur’an Suci ajaran-ajaran kitab-Kitab suci sebelumnya tak pernah langsung ditulis dibawah pengawasan sang Nabiyullahnya melainkan hanya berupa cerita-cerita dari mulut-kemulut saja selang beberapa tahun dari wafat / hijrahnya Nabi tersebut barulah ajaran-ajaran yang berdasarkan perkiraan dan yang berasal dari desas-desus tersebut dibukukan. Hal ini termasuk pula Injil Barnabas. Bila Injil Barnabas itu asli (Suci) maka tak mungkin Qur’an Suci menyama ratakan bahwa semua kitab-kitab suci yang terdahulu itu telah rusak dan tak mungkin pula Qur’an Suci menobatkan dirinya sebagai penjaga ajaran yang masih asli dan yang membetulkan dari kesalahan-kesalahan Kitab Suci yang terdahulu:

Kami menurunkan kepada engkau Kitab dengan kebenaran, yang membetulkan Kitab yang ada sebelumnya, dan yang menjaganya” (5:48)

Jelaslah kiranya bahwa menurut Qur’an Suci tak ada Kitab Suci yang masih murni (suci) selain Kitab Suci Al-Qur’an itu sendiri.

Injil Barnabas ditulis sesudah tahun 1300 Masehi

Injil Barnabas terjemahan Rahnip M., B.A. didasarkan atas Injil Barnabas bahasa Inggris yang merupakan terjemahan dari naskah bahasa Itali yang ditemukan di Perpustakaan Negara di Wina. Terjemahan ke dalam bahasa Inggris oleh Ragg dan Laura Ragg pada tahun 1907 (di Oxford, at the Clarendon Press). Sedangkan terjemahan Abu-Bakar-Basymeleh didasarkan atas Injil Barnabas berbahasa Arab oleh seorang terkemuka Dr. Kholil Saadah dalam tahun 1908, yang juga berasal dari naskah Itali di perpustakaan Wina itu. Jadi kedua terjemahan Indonesia yang berasal dari terjemahan Inggris dan Arab sama-sama bersumber pada terjemahan bahasa Itali. Menurut Dr. Khalil Saadah, naskah Itali yang tersimpan di perpustakaan negara di Wina itu berasal dari Amsterdam, yang diduga keras naskah itu berasal dari Spanyol. Hubungan dagang Amsterdam-Venesia saat itu sangat ramai. (Injil barnabas ditulis dalam bahasa Itali yang bercampur dengan dialek Toscan dan Venezian). Uraian mendalam silahkan membaca “Mukaddimah” oleh Dr. Kholil Saadah dalam Injil barnabas hal. x-xxxvii.

Keluarnya Injil Barnabas dari perpustakaan Paus Sixtus V diceritakan oleh Mustafa de Aranda dalam Kata Pengantar edisi Spanyol. Ia menguraikan riwayat Fra Marina seperti dinukil oleh Prof. K.H. Anwar Musaddad sebagai berikut:

“Ada seorang Uskup bernama Fra Marino yang hidup pada abad 16. Ia sangat rindu untuk membaca Injil Barnabas karena Barnabas itu adalah murid Yesus sendiri dan pernah bersama-sama dengan Paulus mengadakan misi-misi perjalanan tapi kemudian berpisah dengan Paulus karena ada segi-segi pertentangan paham yang sangat prinsipal antara keduanya”.

Pada suatu ketika Uskup itu berkunjung ke istana Paus Sixtus V (1521-1590) dan mungkin karena terlalu lelah, maka Paus tertidur di muka tamunnya. Guna memanfaatkan waktu, Fra Marino masuk ke perpustakaan Paus untuk menghabiskan waktunya dengan membaca. Secara kebetulan tangannya terpegang pada Injil Barnabas yang dirinduinya. Dengan penuh perhatian ia membaca beberapa halaman sedang dalam hatinya berharap untuk membaca sampai tamat. Karena ia berkeyakinan bahwa kitab yang sangat berharga itu tidak mungkin boleh dipinjamnya, maka timbullah fikiran untuk mencurinya. Dengan rapih sekali Kitab itu  disembunyikan dalam mantelnya. Begitu Paus bangun, ia pamitan pulang.

Di rumah dibacanya Injil itu dan akhirnya ia spontan memeluk agama Islam”  (Kedudukan Injil Barnabas menurut Pandangan Islam, hal 21)

Uraian Anwar Musaddad sepintas lalu memberi kesan bahwa Injil Barnabas yang muncul dalam perpustakaan Paus Sixtus V yang sekarang tersimpan di perpustakaan negara Wina adalah Injil Barnabas yang termasuk Injil yang terlarang menurut tiga dektrit Gereja tersebut. Akan tetapi menurut penyelidikan, terutama penyelidik Kristiani, urain  di atas diangaggapnya sebagai kabar burung atau isapan jempol belaka. Naskah Injil Barnabas di perpustakaan negara Wina bukanlah tulisan tangan Barnabas murid Yesus Kristus, sebab bahasa Itali menjadi bahasa tulisan. Demikian pula berdasarkan kertas dan cap air (water mark) yang digunakan, juga membuktikan bahwa umur Injil itu tak sezaman dengan Yesus Kristus. Akan lebih jelas lagi jika memperhatikan isinya. Dalam pasa 82-83 disinggung tentang tahun Yobel yang dirayakan sekali dalam 100 tahun. Menurut Imamat 25:8-55 dan 27:16-25 tahun Yobel dirayakan sekali dalam 50 tahun dan ketentuan ini tak diubah oleh Yesus. Baru pada tahun 1300 Paus Banifacius VIII memerintahkan agar tahun Yobel dirayakan sekali dalam 100 tahun. Nah, dengan demikian terang sekali bahwa Injil Barnabas ditulis pasti sesudah tahun 1300 Masehi. Jauh lebih muda usianya degan Injil-injil perjanjian baru.

Siapa Penulis Injil Banabas ?

Tulisan Bishop Irenaeus (120-202 M), seorang berasal dari Smyma yang kemudian menjabat bishop di kota Lyon pada tahun 177 M, ada menyebut-nyebut Injil Barnaba (Gospel of Barnabs). Beberapa fragmen dari tulisan Bishop Irenaeus yang ditemukan itu berjudul Adverse Haereses.

Sedangkan ensiklike tentang, Bacaan Terlarang yang diumumkan oleh Paus Glasius I (492-496 M) pada tahun 492 M, mencantumkan nama Injil Barnaba. Jadi, Inijil Barnaba, itu pada masa dulu memang ada, tapi belakangan lenyap dari peredaran dan tidak ditemukan pada abad-abad berikutnya. Injil Barnaba itu pada masa dulu, jikalau tidak menggunakan bahasa Ibrani ataupun bahasa Aramik, maka setidak-tidaknya menggunakan bahasa Grik.

Pada abad ke-16 masehi ditemukan naskah Injil Barnabas menggunakan Ibahasa Itali. Konon seorang Frather menemukannya dalam Vatican Library dan menyelundupkannya keluar. Pada pinggir-pinggir halaman dijumpai catatan-catatan seseorang mempergunakan bahasa Arab. Naskah berbahasa Itali itu disalin belakangan ke dalam bahasa Sepanyol.
Pada tahun 1709 M, penasihat Raja Prussia bernama Craemer berkunjung ke Amsterdam dan di dalam perpustakaan seorang bangsawan tua disitu menjumpai naskah Injil Barnaba berbahasa Itali itu. Pada tahun 1713 M, naskah tersebut diserahkannya kepada Prins Jugend Savoy; dan pada tahun 1738 M, perpustakaan milik Prins Jugend itu dipindahkan kepada Perpustakaan Kerajaan di Wina. Disitulah naskah itu dijumpai kembali dan disalin oleh seorang sarjana Inggris ke dalam bahasa Inggris.

Belakangan dijumpai lagi naskah Injil Barnaba berbahasa Sepanyol, dipinjam Dr. Holm dari Hardley di Hampshire, seorang Orientalist, dan naskah itu kemudian pindah tangan kepada Dr. Minkhauss, seorang anggota King’s College di Oxford, lalu menyalinnya ke dalam bahasa Inggris.

Pada tahun 1784 M, naskah berbahasa Sepanyol dan salinannya ke dalam bahasa Inggeris diserahkan kepada Dr. White, yang memperbandingkannya dengan salinannya ke dalam bahasa Inggris dari naskah Itali, dan tidak menjumpai perbedaan isi antara kedua salinan itu.
Injil itu menyatakan Jesus Keristus tidak disalibkan karena yang tertangkap dan yang disalibkan itu adalah Judas Iskariot. Selanjutnya tidak ada menyebut-nyebut tentang Ilahiah dari Jesus Keristus.

Tentang keaslian isi Injil Barnaba dalam naskah berbahasa Itali itu, yakni salinannya kedalam bahasa Itali itu, merupakan tandatanya besar. Karena di dalam naskah berbahasa Itali itu nama Nabi Muhammad s.a.w. berkian kali disebutkan secara jelas dan nyata.
Penelitian terhadap jenis kertas yang digunakan beserta cara penjilidannya membuktikan bahwa naskah berbahasa Itali itu berasal dari masa sekitar Abad ke-16 masehi. Di dalam kemungkinan :

1. Keseluruhan isi Injil Bamaba itu bikinan seorang penulis Kristen, yang guna memikat hati seorang Penguasa pihak Islam pada masa itu, sengaja mempersembahkan karyanya itu; dan karena sesuatu peristiwa yang tidak diketahui lantas naskah berbahasa Itali itu jatuh pada akhirnya ke tangan pihak Vatikan.

2. Injil Bamabas yang asli itu ditemukan oleh seorang Kristen, yang kemudian memeluk agama Islam, lalu menyalinnya ke dalam bahasa Itali dan menambahkan Ayat-Ayat Sisipan mengenai  Nabi Muhammad s.a.w.

Sampai kepada masa sekarang ini, permasalahan naskah Injil Barnaba berbahasa Italia itu belum memperoleh jawaban yang pasti. Kecuali jikalau sempat ditemukan kelak naskahnya yang berbahasa Grik hingga diperoleh suatu alat pembanding. Pihak dunia Kristen sendiri menolak akan keaslian Injil Barnaba itu.

Jika demikian siapakah penulis/pengarangnya? Menurut kesimpulan Drs. J.Slomp, pengarangnya adalah  Fra Marino alias Mustafa de Aranda itu sendiri, karena kabar burung itu diisyaratkan dalam fasal 192 Injil barnabas itu sendiri. Agaknya ia seorang Yahudi berkebangsaan Spanyol yang dipaksa memeluk agama Roma Katolik, kemudian ia memeluk agama Islam; sebagaimana banyak orang lainnya dia meninggalkan Spanyol dan pergi ke Bologna (Italia), dan di kota itu dikarangnya Injil barnabas, baik dalam bahasa Italia mapun bahasa Spanyol. Sebagai bukti bahwa ia seorang Islam catatan-catatan pinggirnya berbahasa Arab dan kecaman-kecamannya terhadap  Paulus dkk yang mirip-mirip dengan ajaran Islam; sedangkan bukti yang menunjukkan ke-Yahudiannya antaralain ia menolak Yesus sebagai Mesias yang di janjikan.

“Dari itu mereka telah mengutus orang-orang Lewi untuk menanyakan kepadanya, kata mereka: “Siapakah gerangan engkau?” Maka Yesus telah mengakui dengan menyatakan:”Sesungguhnya aku ini bukanlah Messias.” (Bar 42:1-7)

“Dan setelah sembahyang itu selesai, berkatalah imam dengan suara yang keras: ” Berhentilah Ya Yesus, sebab harus kami mengetahui siapakah gerangan engkau ini, demi untuk menenangkan Umat kita.” Yesus menjawab: “Aku Yesus anak Maryam dari keturunan Daud, seorang manusia yang pasti akan mati, takut kepada Allah dan menuntut agar kemuliaan dan penghormatan itu, tidak diberikan melainkan kepada Allah”.  Imam itu menjawab : “Bahwa telah disuratkan dalam kitab Musa bahwa Tuhan kita akan mengutus untuk kita Messias yang akan datang buat memberitahukan kita tentang apa yang dikehendaki oleh Allah dan dia akan membawa rahmat Allah bagi (penduduk) bumi. Dari itu kuharap supaya engkau berkata benar kepada kami. Apakah engkau ini Messias Allah yang kami nanti-nantikan itu ?”  Yesus menjawab: “Benar Allah telah menjanjikan demikian, akan tetapi aku ini bukanlah dia, karena dia itu tercipta sebelum aku, dan akan tiba sesudahku.”

….”Demi Allah yang aku berdiri di hadapan-Nya, bahwa sebenarnya aku ini bukanlah Messias yang sedang dinantikan oleh seluruh bangsa di muka bumi, seperti yang telah dijanjikan oleh Allah kepada bapak kita Ibrahim, Firman-Nya:” Dengan anak keturunanmu Aku akan memberkahi semua bangsa-bangsa di dunia”. (Bar 96:1-5,8).

Dari penuturan barnabas diatas kita dihadapkan oleh dua pilihan jikalau Injil Barnabas itu asli maka kita akan mengatakan bahwa wahyu Ilahi itu salah atau bahkan dusta (Na’uzubillah min dzalik) karena Qur’an Suci jelas-jelas menyatakan bahwa Yesus itu adalah Al-Masih/Mesias. Mungkinkah Allah salah atau Yesus – Nabiyullah yang maksum – telah mengeluarkan kata-kata yang menjijikan dengan berdusta kepada umatnya ??

 

Ayat Injil Barnabas yang tak masuk akal.

1. “Yesus menjawab: Dikala Allah menciptakan gumpalan dari tanah, kemudian meninggalkannya duapuluh lima ribu tahun tanpa mengerjakan sesuatu yang lain, tahulah Setan yang berkedudukan sebagai imam dan kepala dari para Malaikat itu dengan kecerdasan besar yang dimilikinya, bahwa Allah akan mengambil dari gumpalan itu seratus empat puluh empat ribu orang yang bergelar dengan gelar nubuat beserta Rasul Allah yang telah diciptakan rohnya sebelum segala sesuatu yang lain dengan enam puluh ribu tahun. Dari itu dia (setan) marah, maka dihasutnya para Malaikat, katanya: “Lihatlah pada suatu hari Allah akan menghendaki supaya kita sujud untuk tanah ini ” (Bar.35:6-9),

“karena itu Allah berfirman  pada suatu hari di waktu para Malaikat telah berkumpul semuanya: “Semua yang telah memilih aku sebagai Tuhannya, harus segera sujud kepada segumpal tanah ini” (Bar 35:12)

“Adapun setan beserta mereka yang seperti dia, maka mereka berkata:” Ya Tuhan sesungguhnya kami ini adalah roh, dari itu bukanlah dari keadilan kami bersujud untuk tanah ini” (Bar 35:14)

“Ketika itu Allah berfirman:”Enyahlah kalian dari depanKu wahai kamu yang terkutuk, tidak ada padaKu lagi rahmat untuk kalian, “Dan ketika pergi, meludahlah setan kepada gumpalan tanah itu. Lalu Jibril membuang ludah itu beserta sedikit tanah, sehingga karena itu manusia mempunyai pusat diperutnya” (Bar 35:25-27)

Benarkah manusia berpusat karena Jibril membuang ludah setan dan sedikit tanah, maka ada lekukan di perut/pusat. Bukankah pusat manusia itu adalah bekas tali plasenta manusia semasih dalam rahim ibu ?

Kambing, kuda, lembu, kerbau, gajah dan seluruh hewan yang berkaki empat juga mempunyai pusat di perutnya, yang juga semula adalah tempat plasenta selama dalam perut induknya. Apakah itu karena Jibril membuang ludah setan dari mereka juga ?

2. “Dan setelah Malaikat Jibril membersihkan segumpal tanah yang telah diludahi oleh setan itu Allah telah menciptakan segala benda yang hidup dari segala jenis hewan yang terbang yang melata dan berenang. Dan telah menghiasi bumi ini dengan segala yang ada padanya. Pada suatu hari Setan itu mendekati pintu surga. Dan ketika itu ia melihat kuda sedang makan rumput, ia memberitahukan kepadanya bahwa apabila segumpal tanah itu mempunayi nyawa maka ia akan tertimpa kepayahan. Dari itu untuk kepentingannya (kuda) itu  ia harus menginjak segumpal tanah itu dengan satu cara yang dapat menjadikan (gumpal tanah) itu tidak bisa digunakan untuk sesuatu. Maka bangkitlah kuda itu dan berlari-lari deras di atas gumpal tanah yang terletak di antara pokok-pokok  cemara dan mawar itu. Kemudian  Allah memberikan nyawa kepada bagian najis daripada gumpalan  tanah yang terkena ludah Setan dan yang telah diambil oleh Malaikat Jibril dan dari pada gumpalan itu. Kemudian diciptakannlah anjing lalu ia menyalak dan menakutkan kuda itu sehingga lari” (Bar 39:4-12)

Dalam Bar 39:4 dikatakan semua hewan telah diciptakan setelah Jibril membuang tanah yang terkena ludah Setan. Tetapi koq anjing diciptakan sesudah kuda makan rumput, artinya anjing tidak serempak dijadikannya. Dan benarkah anjing itu diciptakan dari tanah unsur manusia ?,  jika Injil Barnabas ini autentik, apakah hubungan biologis antara manusia dengan anjing ?

3. Dalam Barnabas 53:34-35 dikatakan :

“Dan ketika Yesus mengatakan demikian maka ditamparnyalah wajahnya dengan kedua tangannya. Kemudian ia memukul lantai dengan kepalanya, lalu ketika kepalanya diangkat ia berkata:”Hendaklah terkutuklah barang siapa yang menyisipkan dalam uraian-uraianku  bahwa aku ini anak Allah”.

Mungkinkah orang yang berderajat Maksum akan berbuat hal yang demikian dihadapan murid-muridnya?. Autentikkah ini?

4. Dalam Injil Barnaba dikatakan: Yesus diangkat kelangit oleh 4 Malaikat (215:4-6). Dalam Barnaba 219:6-7 dikatakan Yesus dikembalikan kepada ibu dan murid-muridnya atas permintaaan Yesus. Dalam Barnabas 221:7 Yesus berkata: “Pergilah bersama ibunda kebukit zaitun. Karena aku akan naik ke langit dari sana juga (Bar 221:7-8). Kemudian diangkatlah dia oleh keempat Malaikat itu kelangit di depan mata mereka (Bar 221:23). Jadi Yesus naik kelangit 2 (dua) kali. Benarkah hal ini ??

17 Tanggapan

  1. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

    Sebenarnya sebelum Sdr. Simon Ali Yasir menyelidiki Kitab Injil menurut Barnabas, seharusnya sdr. memahami lebih dulu dua hal penting, yaitu bahwa:
    1.Yesus sebagai Kristus/Mesias sebagaimana dinubuatkan dalam kitab-kitab para nabi sebelumnya adalah benar. Hal ini malah dipertegas oleh Qur’an Surah 3:45; dan
    2.Barnabas (d/h Yusuf dari Siprus) adalah salah satu dari sekian orang yang percaya kepada Yesus Kristus adalah Tuhan/Lord (bukan Allah/God!) yang kemudian menjadi pemberita Injil bersama Paulus. Ia jugalah yang mengajar jemaat di Antiokhia yang merupakan jemaat pertama yang disebut Kristen.

    Dengan memahami kedua hal itu, maka akan sangat membantu Sdr. Simon dalam mencari jawaban apakah Kitab Injil menurut Barnabas itu benar ditulis oleh Barnabas tanpa perlu repot-repot menyelidiki apakah Kitab Injil menurut Barnabas asli atau tidak.

  2. haii ass …,,, hmmm daripada bingung2 terus ayo kita mampir ke http://WWW.INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG website ini akan menjawab semua pertanyaan kita yang sebenar-benarnya dan yang sejujur-jujurnya , tapi kita juga harus pakai akal budi yang jernih yah

  3. kata almasih dan mesias adalah dua kata yang memiliki arti yang berbeda. almasih artinya gelar yang diberikan oleh allah kepada orang yang umurnya dipanjangkan hingga menjelng hari kimat. mereka adalah almasih isa putra maryam dan almasih dajjal sedangkan mesias (masyiakh) adalah kata ibrani yang artinya orang yang diurapi oleh tuhan. dan merupakan konsep agama yahudi tentang seseorang yang akan memimpin umat israel

  4. Assalamu’alaikum

    Alhamdulillah… tulisan di atas memberi pencerahan akan kemurnian Al Qur’an dan keTauhidan kita semua. Bahwa hanya Al Qur’an yang patut kita jadikan acuan tanpa harus mencela pihak lain. Tidak ada alasan lagi untuk memperdebatkan agama kita dengan kepercayaan orang lain, sebagaimana tercantum dalam surah Al Kafirun “Lakum diinukum wa liya diin” ( Untuk kalian agama kalian dan untukku agamaku pula ).

    Wassalam.

  5. Assalaamu’alaikum
    Kata Messias berbeda dengan al-Masih, al-Masih berarti yang disirami, karena Nabi Isa a.s sewaktu kecil dicelupkan kepalanya di sungai oleh nabi Yahya.
    perlu anda ketahui bahwa Messias itu adalah imam besar, sebagaimana telah dikatakan nabi Musa a.s bahwa akan datangnya utusan Allah, dengan ciri-ciri:
    dia mempunyai sifat seperti Musa a.s
    datang dari turunan saudara Bani Israil (bani Ismail)
    dia datang dengan membawa al kitab dengan nama tuhan pada awalnya (bismillahirahmaanirrahiim)

    dengan demikian bahwa Messias itu adalah Muhammad S.A.W.
    Injil barnaba sendiri bukanlah kitab suci, karena injil barnaba ini ditulis oleh salah satu hawari nabi Isa a.s yang bernama Barnaba. Nama Barnaba ini tidak dicantumkan di dalam Injil karena Barnaba merupakan pengikut Yesus yang kuat akan ketauhidannya. Nama Barnaba disamarkan oleh injil dengan nama Simon orang Kanani. Jika Al-Qur’an mengatakan kitab suci sebelum Al-Qur’an telah rusak, itu memang benar, karena injil Barnaba tsb bukanlah kitab suci dan bukanlah injil, melainkan buku karangan manusia yang pasti mempunyai banyak kekurangan. Injil yang asli telah musnah dari muka bumi dihancurkan oleh tentara yahudi.
    Adapun tentang ayat ayat yang tidak masuk akal tsb adalah tambahan tambahan dari orang lain, bukan tidak mungkin lagi jika injil barnaba ini tidak asli buatan Barnaba, karena naskah injil barnaba disimpan oleh murid Isa al-Masih dan diwariskan secara turun temurun hingga tahun492. Kemungkinan isinya telah diubah atau ditambah oleh orang lain.
    Wassalaamu’alaikum

    • kalau semua injil tidak ada yang benar, maka injil mana yang menurut quran yang diwayuhkan kepada nabi Isa? quran sendiri menyebutkan adanya Injil, mungkinkah injil yang diwahyukan itu palsu atau tidak ada sama sekali, mungkinka wahyu Tuhan itu salah? jadi bingung deh.

  6. Assalamualaikum, salam kenal

    Sebaik-baiknya petunjuk adalah AlQuran. Di dalam injil Barnabas sepertinya terdapat hal-hal yang bertentangan ddn AlQuran. contohnya :

    Gospel of Barnabas chapter.3 (Wonderful birth of Jesus and appearance of angel praising God):

    * The virgin (Mary) was surrounded by a light exceeding bright, and brought forth her son without pain.

    Disini disebutkan bahwa Maryam melahirkan nabi Isa alaihissalam tanpa rasa sakit. Padahal dalam Alquran disebutkan :

    And the pains of childbirth drove her to the trunk of a date palm. She said: “Would that I had died before this, and had been forgotten and out of sight!” [Quran Surah Maryam:023]

  7. Sdr. Faisal…!!
    Anda menulis seperti ini??
    “Adapun tentang ayat ayat yang tidak masuk akal tsb adalah tambahan tambahan dari orang lain, bukan tidak mungkin lagi jika injil barnaba ini tidak asli buatan Barnaba, karena naskah injil barnaba disimpan oleh murid Isa al-Masih dan diwariskan secara turun temurun hingga tahun492. Kemungkinan isinya telah diubah atau ditambah oleh orang lain.”
    Coba baca bolak-balik tulisan anda yg dak msk akal itu, Apa cuma banabas yg bisa menulis sehingga murid Isa al-Masih yg laen cuma bisa menyimpan?? Kalo kamu sdh meyakini Yesus itu Nabi Isa berarti goblok donk Yesus itu? salah memilih muridnya dan lagian mana ada Nabi yg pembohong? Atau anda yg asal muncrat aja??

  8. Sesungguhnya memang apabila Allah swt telah menghendaki hati manusia tidak dapat menerima kebenaran, maka tidak ada satupun suara kebenaran yang akan merubah pendiriannya. Ego dan gensi menjadi dinding penghalang kuat untuk dirinya menerima kebenaran. Sesungguhnya bagi orang kafir itu sama saja, antara diberi peringatan (kebenaran) atau tidak diberi peringatan (kebenaran) hatinya sekeras batu. Maka bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Semoga Allah swt memberikan hidayah kepada kita semua sebelum ajal menjemput, jangan sampai seperti taubatnya Fir’aun yang bertaubat setelah nyawanya sudah sampai di kerongkongan. Ya Allah jauhkanlah, dari setan setan yang Dzalim yang serupa dengan manusia.

  9. Islam mengimani Nabi Daud As yang menerima Zabur, Nabi Musa As yang menerima Taurat dan Nabi Isa As yang menerima Injil, namun bukan injil Bernabas, Matius, Lukas, Yohanes atau Yahya.
    Anda sepertinya perlu membuka Kitab Kuno orang Persia Zoroaster, Kitab Weda dan kitab-kitab yang lainnya akan kebenaran datang nya Nabi Beasar MUKHAMMAD SAW, yang lebih penting buka dan bolak-balik Alquran dengan hati bersih untuk menemukan kebenaran. Saya yakin apabila anda dilandasi dengan niat bersih untuk mencari kebenaran maka PASTI akan anda temukan. Tengadahkan muka anda kelangit pada tengah malam untuk merenung dan ucapkanlah ” tunjukilah hambamu jalan yang benar ” berulang ulang dengan hati ikhlas kepada Sang Pencipta langit dan bumi beserta isinya termasuk anda, Nabi Isa As (yang anda yakini sebagai Tuhan). Semoga anda baik-baik saja, Hanya kepada Allah dan Rasulnya – lah saya mohon ampun atas kesalahan lidah dan seluruh anggauta badan.

  10. SELAMAT MEMBACA
    INJIL

    Sebagaimana kita mengetahui, bahwa pegangan ummat Kristen,
    termasuk saya pada waktu itu ialah: Injil. Injil adalah
    pokok dasar hidup daripada ummat Kristen, sebab Injil
    menurut Kristen ialah suatu kitab yang suci ayat-ayatnya
    sebab datangnya dari Allah (Yesus Kristus). Injil yang
    bersatu dengan kitab-kitab lainnya namanya Al Kitab. Al
    Kitab sendiri terbagi atas dua bahagian, ialah perjanjian
    lama (Old Testamen) dan Perjanjian Baru (New Testamen).

    Diantara Perjanjian lama dan Perjanjian yang baru ada
    hubungan, yaitu saling genap menggenapkan, saling isi
    mengisi. Untuk kita memahami lebih jauh tentang Perjanjian
    lama & Perjanjian baru ini, baiklah kita lihat sekarang:

    PERJANJIAN LAMA

    Perjanjian Lama ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum
    kedatangan Yesus. Perjanjian Lama memuat 39 kitab-kitab
    yaitu: kitab-kitab (1) Kejadian, (2) Keluaran, (3) Imamat,
    (4) Bilangan, (5) Ulangan, (6) Yusak, (7) Hakim-hakim, (8)
    Ruth, (9) Semuil I, (10) Semuil II, (11) Raja-raja I, (12)
    Raja-raja II, (13) Tawarikh I, (14) Tawarikh II, (15) Ezra,
    (16) Nahemia, (17) Ayub, (18) Mazmur (Zabur), (19) Amstal
    Soleman, (20) Alkhatib, (21) Syirulasar, (22) Yesaya, (23)
    Yehermia, (24) Nudub Yehermia, (25) Yeheskiel, (26) Daniel,
    (27) Hosea, (28) Yowel, (29) Amos, (30) Obaja, (31) Yunus,
    (32) Mikha, (33) Nahum, (34) Habakuk, (35) Sefanya, (36)
    Hajai, (37) Zakaria, (38) Malakhi, (39) Esther.

    Didalam kitab Perjanjian Lama Katolik, kitab Ruth tidak ada
    sebaliknya mereka masih menambahkan pula kitab-kitab:
    sambungan Daniel, Ensiklik I & II, Makabe I & II, Barukh,
    Thobiah dan Yahudiah, sehingga bila Perjanjian Lama kaum
    Protestan hanya mempunyai 39 kitab-kitab, maka Perjanjian
    Lama Katolik mempunyai 46 kitab-kitab. Ditinjau dari
    penulisannya menurut Kristen, maka Perjanjian Lama terdiri
    atas:

    1. Penulisan Musa.
    2. Penulisan Daud.
    3. Penulisan Nabi-Nabi dan Nabiah yang lain.

    Ditinjau dari isinya, maka Perjanjian Lama terdiri atas:
    Keesaan Allah, Hukum-hukum Sejarah dan Nubuatan.

    Perihal Keesaan Allah

    a. Ulangan 32:39: Bahwa Akulah Tuhan, bahkan Akulah dia, dan
    bagi segala dewa-dewapun tiada sertaku.
    Aku ini yang mematikan, Aku ini yang menghidupkan, maka
    tiada sesoangpun dapat terlepas dari tanganKu.
    b. Ulangan 4:39: Bahwa Tuhan itulah Hua, baik yang di langit
    diatas, baik yang di bumi dibawah, dan kecuali ia tiada
    lain.
    c. Ulangan 6:4: Dengarkanlah olehmu hai Israil, bahwasanya
    Hua Allah kita, Hua itu esa adanya.
    d. Keluaran 20:2 – 4: Jangan padamu ada Allah lain, di
    hadapan haderatku, jangan diperbuat olehmu akan patung
    ukiran, atau akan peta barang yang didalam langit diatas,
    atau barang yang dibumi dibawah, atau barang yang didalam
    air dibawah bumi. Jangan kamu berbuat sujud kepadanya,
    karena Akulah Tuhan Allahmu, Allah yang cemburuan adanya,
    yang akan membalaskan durhaka atas segala orang yang
    membenci kepadaku sampai kepada gilir yang keempatpun
    daripada segala bapa.

    Perihal Hukum

    a. Imamat 11:7: Dan lagi akan babi, Kuharamkan ia kepadamu,
    karena meskipun kukunya bersiratan ia itu berbelah dua,
    tetapi tidak ia memamah biak, maka jangan kamu memakan
    dagingnya dan jangan kamu menjamah akan bangkainya, karena
    telah Kuharamkan ia kepadamu.
    b. Keluaran 20:13 – 16: Jangan kamu membunuh, jangan kamu
    membuat zinah, jangan kamu mencuri, jangan kamu mengatakan
    kesaksian dusta atas sesamamu manusia.
    c. Keluaran 21:18: Jika ada orang berbantah-bantah dipalu
    seorang akan seorang dengan batu, atau digencet sehingga
    tiada ia mati melainkan ia jatuh sakit pada katilnya,
    jikalau orang itu bangkit berdiri, serta berjalan diluar
    dengan bersandar pada tongkatnya, maka orang yang sudah
    memalu akan dia tiada bersalah hanya akan digantinya rugi
    karena berhenti kerjanya dan disuruhnya obati dia sampai
    sembuh sakitnya.
    d. Keluaran 23: 1: Jangan kamu bawa kabar yang dusta dan
    jangan engkau memasuk tangan dalam perkara orang yang jahat,
    dan menjadi saksi akan hal yang tiada benar.

    Perihal Sejarah

    Sejarah yang dimaksud disini ialah sejarah bangsa Israil,
    yaitu sejak Yakub sampai sebelum Nabi Isa.

    a. II Raja-raja 24:1: Bermula, maka pada zaman baginda sudah
    berangkatlah baginda, Nebukadnesar, raja Babil maka Raja
    Yuyakin menjadi hambanya 3 tahun lamanya, kemudian berpaling
    haluanlah baginda dan mendurhaka kepadanya.

    b. II Raja-raja 25:2: Maka negeri itu dikepung rapat-rapat
    sampai kepada tahun yang ke-11 daripada kerajaan Zedekia.

    c. I Tawarikh 18:1: Hatta, maka kemudian daripada itu
    dikalahkan Daud akan Palistin, ditaklukkannya akan mereka
    itu, dan dirampasnya Gath serta dengan segala daerah
    daripada tangan orang Palistin.

    d. Ruth 1:3: Hatta, maka Elimelekh laki Naomi itupun
    matilah, ketinggalan perempuan itu dengan kedua anak
    laki-lakinya.

    Perihal Nubuatan

    Yaitu tentang hal-hal besar yang akan terjadi dikemudian
    hari.

    a. Daniel 6: 28: Bahwa ialah penebus dan penolong, dan iapun
    membuat tanda-tanda ajaib di langit dan di atas bumi,
    karena telah melepaskan Daniel daripada kandang singa.
    b. Daniel 4: 10: Maka inilah segala khayal di kepalaku dalam
    peraduanku, bahwa sesungguhnya kulihat adalah sebatang
    pohon kayu ditengah-tengah bumi dan amat besar tingginya.
    c. Yesaya 21: 7: Maka dilihatnya orang berkendaraan, orang
    berkuda dua-dua, orang mengendarai unta, orang mengendarai
    unta, lalu didengarnya sekuat-kuat ia boleh mendengar.
    d. Yesaya 3: 24: Maka akan jadi kelak, bau busuk
    menggantikan bau-bauan yang harum, dan kain compang-camping
    akan ganti kain yang indah-indah, dan gundul kepala akan
    ganti ikal-ikalan rambut, dan kain kembali akan ganti
    pakaian hari raya, dan arang dimuka akan ganti elok paras.

    Itukah kurang lebih Perjanjian Lama, yaitu suatu kumpulan
    Taurat Musa, Zabur dan kitab Nabi-Nabi yang lain. Bila kita
    lebih teliti membacanya, maka kita akan menjumpai suatu
    tanda-tanya, hal mana mungkin disebabkan karena terlampau
    banyaknya tangan yang menulis, dan mungkin pula karena ada
    sebahagian diantaranya yang ditulis oleh tangan manusia
    biasa, artinya bukan dengan bimbingan Rokh Allah. Kita
    jumpai misalnya:

    Adanya pertentangan ayat-ayat didalam Perjanjian Lama

    a. Dalam Kejadian 46:21 disebutkan anak Bunyamin 10 orang.
    Dalam Bilangan 26:38 disebutkan anak Bunyamin 5 orang.
    Dalam I Tawarikh 7:8 disebutkan anak Bunyamin 3 orang.
    b. Dalam II Raja-Raja 8:26 adapun umur Ahazia waktu naik
    takhta 22 tahun. Dalam II Tawarikh 22:2 adapun umur
    Ahazia waktu naik takhta 42 tahun.
    c. Dalam II Raja-Raja 24:8 adapun umur Yoyakim 18 tahun
    waktu naik raja. Dalam II Tawarikh 36:9 adapun umur
    Yoyakim waktu naik raja 8 tahun.
    d. Dalam II Semuil 8:4 disebut Daud menawan 1.700 orang
    berkuda. Dalam I Tawarikh 18:4 disebut Daud menawan
    7.000 orang berkuda.
    e. Dalam II Semuil 8: 8 disebutkan Daud merampas kota-kota
    Banhah dan Bieru. Dalam I Tawarikh 18:8 disebutkan Daud
    merampas kota-kota Thilhah dan Khua.
    f. Dalam Kejadian 7:2-3 disebutkan ambillah binatang halal
    7-7 ekor. Dalam Kejadian 7:8-9 disebutkan maka datanglah
    binatang itu 2-2 ekor.
    g. Dalam II Semuil 24:9 disebutkan dalam kerajaan Daud ada
    800.000 orang yang tahu menghunus pedang dan 500.000 orang
    Yahudi. Dalam I Tawarikh 21:5 disebutkan dalam kerajaan Daud
    ada 1.100.000 orang yang tahu menghunus pedang dan 470.000
    orang Yahudi.

    Adanya ceritera-ceritera yang meragu-ragukan hati

    1. Allah lebih kejam daripada manusia: Dalam Semuil 15:2-3
    disebutkan suatu perintah kepada raja Saul untuk membunuhi
    sekalian orang Amalek, besar kecil tua muda bahkan sampai
    kepada kambing-kambing domba-domba dan unta-unta tidak pula
    terkecuali perempuan dan anak-anak. Akal kita bertanya:
    Mengapakah Allah yang sedemikian rakhman rakhiem itu sampai
    hati untuk mengeluarkan perintah itu? Bahkan ketika kemudian
    oleh karena Saul menolak perintah Allah yang kejam itu, maka
    berbaliklah amarah Allah kepadanya, dikutukinya ia sehingga
    iapun dikalahkan oleh orang-orang Amalek. Bertanya hati
    kita: Adakah manusia lebih berhati lembut dari pada Allah
    itu sendiri?
    2. Allah berbentuk sebagai manusia, makan minum dst-nya
    Dikisahkan dalam Kejadian 18:1-33 Allah singgah di kemah
    Ibrahim, makan-makan dan minum-minum, serta sempat pula
    berdialog dan bercanda gurau dengan Ibrahim. Dalam Kejadian
    32:25-32 bahkan diceriterakan Allah dapat dikalahkan oleh
    nabi Yakub.
    3. Allah kadang-kadang tidak bijaksana: Terbaca dalam
    Kejadian 6: 6, maka bersesallah Allah sebab telah
    diciptakannya manusia ini, maka Ia itu mendukacitakan
    hatiNya. Dengan kata lain, karena kurang bijaksana-Nya,
    maka Allah akhirnya menyesali apa yang telah diperbuatnya.
    4. Teladan nabi-nabi kita biadab, berzina melebihi batas
    Nabi Luth menyerahkan kedua puterinya yang masih perawan
    untuk diperkosa oleh pemuda-pemuda Sodom dan Gomorah, gagal
    dengan itu, maka puteri-puterinya memabuki ayahnya sehingga
    mereka bersetubuh dengan bapaknya sendiri. (Kejadian pasal
    19).
    Karena takutnya maka Nabi Ibrahim menyerahkan atau
    membiarkan Sarah, isterinya dibawa oleh raja Gerar dengan
    maksud untuk dizinai (Kejadian 20).
    Demikian pula Yehuda, yang berzina dengan anak menantunya
    sendiri yang bernama Tamar (Kejadian 38) Sedangkan nabi
    Samson berzina dengan perempuan lacur (Hakim-hakim 16). Nabi
    dan Raja Daud berzina dengan Uria isteri perwira bawahannya,
    yang baru saja datang bulan (II Semuil 11:4), sedangkan
    didalam II Semuil 13:1-16 diceriterakam bahwa Ammon, putera
    Nabi dan Raja Daud memperkosa adik kandungnya sendiri yang
    bernama Tammar, bahkan sesudah diperkosa ia lalu mengusir
    Tammar.
    5. Tulisan (yang dianggap sebagai wahyu Allah itu)
    kadang-kadang merangsang sex: Setelah diketahui oleh Onan
    (cucu Nabi Yakub) akan bibit ini kelak bukan menjadi
    benihnya, maka apabila ia bersetubuh dibuangkannya maninya
    ketanah. (Kejadian 38:9). Kedua belah susumu seperti anak
    kijang yang kembar, yang mencari makan diantara segala bunga
    bakung. (Syirulasar 4:5).
    Demi melihat akan kekasihnya, maka berkatalah Soleman:
    Aku ini sudah menanggalkan pakaianku mana boleh aku
    memakainya pula, dan aku ini sudah membasuhkan kakiku, mana
    boleh aku mencemarkannya pula (Syirulasar 5:3). Bahwa
    lembagamu (kemaluan perempuan) kekasih yaitu seperti pokok
    kurma, dan susunya seperti tandan buah-buah (Syirulasar
    7:7). Maka ia itu berbuat zina di Mesir, pada masa mudanya
    ia berbuat zina itu, disanalah susunya dijamah, dan
    disanalah mata susunya dipermainkan (Yehezkiel 23:2). Dan
    lagi tiada ditinggalkan zinanya di Mesir yang sudah
    bersetubuh dengannya pada masa mudanya dan sudah menjamah
    mata susunya pada masa ia lagi anak perawan. (Yehezkiel 23:
    8). Tetapi semakin dibuat zinanya sambil mengenangkan masa
    mudanya, maka asyiklah ia terlebih daripada segala
    gundik-gundiknya yang dagingnya seperti daging keledai dan
    cemarnya seperti cemar kuda. (Yehezkiel 23: 19).

    MENGAPAKAH PERJANJIAN LAMA JADI SEDEMIKIAN?

    Dari suatu kesimpulan yang kuat, dapatlah diuraikan bahwa
    memang pengikut-pengikut Musa tidaklah semuanya terdiri dari
    orang yang baik-baik, melainkan ada pula segolongan
    diantaranya yang lebih mementingkan sifat nasionalisnya,
    sehingga untuk demi mempertinggi suku dan golongannya itu,
    mereka kemudian tidak ragu-ragu mengaku-aku keturunan nabi
    ini atau nabi anu, walaupun untuk memperkuat hal itu
    terpaksa mereka menceriterakan ceritera fitnah, bahwa
    keturunannya dengan nabi anu adalah dengan jalan zina. Dari
    pembuktian sejarah, maka kitab Taurat Musa sendiri sudah
    tidak asli lagi, sejak penjajahan Raja Babilonia yaitu Raja
    Nebukadnesar pada tahun 660SM. Mereka merampas semua
    kitab-kitab Yahudi dan merusaknya, antara lain dengan
    memasukkan paham-paham ajaran dewa kafir Molokh, yaitu dewa
    Api, sesajian darah, dan penyembahan Tuhan Rokh kudus selaku
    burung merpati, hasil karya raja Hamurabbi. Kemudian pada
    tahun 70M. masih pula dirusakkan oleh Titus, pada masa
    pemerintahan Romawi yang merusakkan kota Yerusalem sampai
    tiada dijumpai dua bata bersusun menjadi satu. Kerusakan ini
    masih diperlarutkan pula setelah datangnya zaman baru,
    dimana ada pula sebahagian ummat yang sengaja merusak nama
    nabi-nabi yang dahulu, dengan mengecualikan Yesus atau Isa,
    sebab mereka mempunyai latar belakang yang tersendiri antara
    Isa dan nabi-nabi lainnya dengan menaruh atau lebih tepatnya
    mendosakan nabi-nabi lain, serta menghilangkan seluruh
    sifat-sifat kemanusiaan Yesus, maka mereka berharap orang
    akan percaya bahwa Yesus itu sungguhlah anak Allah.

  11. http://answering-ff.org

    website ini akan menjawab semua FITNAH yang dilontarkan kafir FFI yang notabene adalah salibis kristen. sekaligus melakukan counter attack secara elegan. kami mengundang rekan-rekan semua untuk berperang pemikiran di forum tersebut, berdebat Islam vs Kristen secara beradab tanpa caci maki. : http://www.answering-ff.org

  12. Yang penting: “Trinitas Membingungkan” dan “Tidak Masuk Akal”

  13. pikirlah kematian yang akan kalian bawa besok…
    kalian punya bekal ndak????
    jadilah orang yang ngerti,klo orang ngerti tempatnya di hati,bakal berhati-hati dalam melakukan prbuatan.

    jangan jd orang pinter,karna orang pinter semua akan keblinger( sok pinter tapi gak tau aturan n gak bisa mngerti tntang keadaan) bisanya cuma menilai orang n tak bisa mnilai drnya sendiri…..

  14. Bagaimana perdebatan bisa terus diperpanjang sedang kan kitab yang asli satu orang pun sudah tidak ada yang memegang kecuali Alquran? Tapi kalau dihitung hitung nasib baik bagi manusia ,atas kemurahan NYA Allah masih menurunkan seorang Rasul lagi, penggenap dan membetulkan kesimpang siuran kebenaran agama sebelumnya.Adapun jika ada fihak yang salah penilaian terhadap keRasullannya ? Hanya Tuhan Allah saja yang mempunyai hak untuk menentukan nasib hamba itu di akhirat.
    Perdebatan tanpa disertai pengkajian dan pembuktian ibarat mengadili pencuri tanpa bukti! handaian dan handaian terus,…..

  15. Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).
    (Surah Al Maidah : 75)

    Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
    (Surah Ali Imran : 19)

    Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.
    (Surah Ali Imran : 59)

    Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebahagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebahagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,
    (Surah Al Mu’minuun : 91)

    Mustahil Dia lebih dari satu atau mempunyai teman, kerana jika berteman maka berbahagilah KuasaNya. Jika berbahagi kuasa maka kuranglah kuasaNya.
    (al-Baqarah 2: 3: 255)

Tinggalkan Balasan