TAFSIR SURAT (94) : AL INSYIRAH (KELAPANGAN DADA)

Oleh : DR. Basharat Ahmad

Setelah memberi nikmat kelapangan, maka Allah pun memberi janji bahwa setelah kesukaran pasti datang kemudahan. Di ayat berikutnya memberi tahu caranya agar kemudahan itu dapat terus berlangsung, yakni dengan kerja keras dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan

Surat ini adalah adalah wahyu Mekkah permulaan. Ini merupakan suatu catatan tambahan terhadap surat sebelumnya, Ad-Dluha (Terangnya waktu siang), karena di sini tema yang sama dilanjutkan. Jadi ini menyoroti janji Ilahi bahwa sepanjang masa depan kehidupan Nabi Suci s.a.w., maka dakwahnya pasti akan lebih unggul dari sebelumnya, dan bahwa agamanya pasti akan menjadi pelopor, serta nama beliau pun akan dimuliakan. Sebagai pertanda atas peristiwa di masa depan, maka beliau diminta untuk menimbang kehidupan masa lalunya, dan bercermin atas besarnya nikmat Allah yang secara mukjizat telah dikaruniakan kepadanya. Baca lebih lanjut

Iklan