Akui Muhammad Nabi Terakhir, Ahmadiyah Berubah

JAKARTA – Dirjen Bimas Islam Departemen Agama Nasarudin Syamsudin menilai telah terjadi perubahan besar dari ajaran Ahmadiyah Qadiyan dengan mengakui Muhammad sebagai Nabi terakhir dan Mirza Ghulam Ahmad sebagai guru, mursyid, atau pembawa berita gembira.

“Kami bersyukur Alhamdulillah telah terjadi perubahan besar di dalam ajaran Ahmadiyah Qadiyah, ini adalah sebuah langkah besar,” kata Nasarudin kepada okezone di Jakarta, Selasa (15/1/2008).

Mantan Purek III UIN Syarif Hidayatullah ini mengatakan, ada 2 aliran Ahmadiyah yaitu Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) adalah pengikut Ahmadiyah Lahore dan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang merupakan pengikut Ahmadiyah Qadiyan.

Lahore tidak masalah, mereka hanya menjadikan Mirza Ghulam sebagai pembaharu. Tapi Ahmadiyah Qadiyan yang selama ini susah dan selalu menyebut Mirza Ghulam sebagai nabi,” jelasnya.

Namun, setelah 10 kali pertemuan, terakhir Senin (14/1), diputuskan 12 poin. Ada 2 poin yang merupakan langkah besar dari pertemuan tersebut, yaitu Ahmadiyah Qadiyan mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi penutup dan mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Guru, Mursyid, pembawa kabar baik dan peringatan serta pengembang mubasysyira.

(uky)
Sumber: http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/01/15/1/75445

16 Tanggapan

  1. saya hanya ingin bertanya pada jemaat ahmadiyah satu saja dan pendek. KALAU MEMANG AHMADIYAH AJARANNYA SAMA DENGAN ISLAM, KENAPA HARUS MASUK ALIRAN AHMADIYAH? TOH SELAMA INI KAN UMATNYA ISLAM JUGA KAN…JADI KENAPA HARUS MEMAKAI KATA AHMADIYAH LAGI? BUKANKAH ISLAM CUMA ADA SATU YAITU PENGIKUT ALLAH DAN MUHAMMAD RASULNYA ? jadi kesimpulannya adalah kecurigaan selama ini bahwa ahmadiyah ini sebenranya adalah bentukan orang2 kristen yang berada di london. kalo memang benar si mirza gulam ahmad itu, kenapa orang india sendiri atau pakistan tidak amu mengikutinya? kita tahu bahwa agama yang besar diindia adalah hindu dan sikh justru. karena itu sadarlah hai orang2 indonesia yang mengikuti ahmadiyah, jika anda mengikuti 12 butir kesepakatan yang ditulis pengurus ahmadiyah tersebut berarti anda tidak perlu lagi masuk jamaah ahmadiyah karena 100 % anda sudah penganut islam tanpa embel2 ahmadiyah lagi !

  2. saya hanya ingin bertanya pada jemaat ahmadiyah satu saja dan pendek. KALAU MEMANG AHMADIYAH AJARANNYA SAMA DENGAN ISLAM, KENAPA HARUS MASUK ALIRAN AHMADIYAH? TOH SELAMA INI KAN UMATNYA ISLAM JUGA KAN…JADI KENAPA HARUS MEMAKAI KATA AHMADIYAH LAGI? BUKANKAH ISLAM CUMA ADA SATU YAITU PENGIKUT ALLAH DAN MUHAMMAD RASULNYA ?
    jadi kesimpulannya adalah benar kecurigaan selama ini bahwa ahmadiyah ini sebenarnya adalah bentukan orang2 kristen yang berada di london. kalo memang benar si mirza gulam ahmad itu, kenapa orang india sendiri atau pakistan tidak mau mengikutinya? kita tahu bahwa agama yang besar diindia adalah hindu dan sikh justru. karena itu sadarlah hai orang2 indonesia yang mengikuti ahmadiyah, jika anda mengikuti 12 butir kesepakatan yang ditulis pengurus ahmadiyah tersebut berarti anda tidak perlu lagi masuk jamaah ahmadiyah karena 100 % anda sudah penganut islam tanpa embel2 ahmadiyah lagi !
    ingat kisah ini sama halnya dengan kisah paulus yang mengaku mendapat perintah dari yesus untuk menyebarkan keyakinannya yang salah satunya merumuskan trinitas yang mengakui ketuhanan yesus. padahal jelas2 kita tahu yesus atau nabi isa as adalah nabi pembawa al kitab yang juga diyakini di alqur’an. jadi kesimpulannya paulus lah yang merusak ajaran yesus dengan mengaku2 sebagai utusan terakhirnya.
    contoh yang paling dekat lagi, masih ingat dengan seorang ahmad mossadeq yang mengaku sebagai AL MASIH AL MAWUUD ? apa bedanya orang ini dengan mirza gulam ahmad? dia juga seorang manusia yang mengaku diutus sebagai pembawa ajaran terakhir alias nabi. tapi tujuannya sebenarnya ahanya satu, memecah belah islam agar pengikut islam bingung.
    Ketika sudah diteror sedemikian rupa, jemaat ahmadiyah malah melakukan kompromi dengan mengatakan bahwa mirza gulam ahmad bukanlah nabi bagi mereka. padahal silahkan buka website mereka di http://www.ahmadiyah.org atau http://www.ahmadiyah.info. disitu jelas jelas mereka menyebut mirza gulam ahmad dengan menambahi embel2 “as” selayaknya seorang nabi. yang dilakukan sekarang ini hanyalah bukti dari ketakutan mereka karena sudah terpojok. tetapi sbenarnya mereka tetap menjalankan keyakinan spt itu. tetapi yang lebih anehnya lagi mengapa pemerintah gampang dapat dikibulin spt itu ? apakah mereka tidak meneliti situs2 ataupun data2 ahmadiyah? spt yang dilakukan tim pencari fakta MUI ? pemerintah hanya menilai atas dasar pengakuan. mana ada maling ngaku maling? ataukah pemerintah menganggap ahmadiyah telah bertobat? tapi adakah sebuah keyakinan dasar bisa diubah apalagi ahmadiyah ini sudah mendunia? dinegaranya saja ditolak itulah mengapa mereka pindah ke london ( negara non muslim ). seandainya saya bukan seorang muslim sekalipun tentu akan muntah, jijik dan tidak simpati lagi dgn ahmadiyah, sebab ini adalah bukan sebuah agama melainkan akal akalan politik yg bertujuan merusak sebuah agama lain (islam) karena mereka tidak konsisten terhadap agamanya sendiri. mana ada agama yang bisa berkompromi terhadap akidahnya? coba kita analisa ada apa dibalik ini semua? saya tidak menyalahkan jamaah ahmadiyah indonesia, karena mereka adalah saudara2ku yang menjadi korban penipuan orang2 london yang ingin merusak islam.
    wahai umat Islam indonesia, kita janganlah terlalu terpancing emosi terhadap munculnya aliran yang mengaku2 islam sebagaimana ahmadiyah ini. sebab alqur’an sendiri telah menuliskan hal ini jauh sebelum hari ini. disitu telah di ramalkan bahwa islam akan terpecah, dan ketika dunia akan kiamat akan banyak bermunculan orang2 yang mengaku sebagai nabi ataupun perpecahan dalam islam sendiri. jadi sebenarnya umat islam tidak perlu marah melainkan bersyukur bahwa apa yang telah dituliskan di alqur’an ternyata semuanya telah terbukti dimasa kini dan itu semakin menguatkan aqidah kita pada keislaman kita bahwa inilah kitab yang benar. JIKA AHMADIYAH TIDAK ADA MAKA YANG DIKATAKAN QUR’AN SELAMA INI TENTU SALAH. BAHWA MEMANG AKAN DATANG RANG2 YANG AKAN MENGHANCURKAN ISLAM DAN MEREKA TIDAK AKAN RELA SAMPAI AGAMA ISLAM ITU HANCUR, SEKALIPUN HARUS MENYARU ( MENYAMAR ) MENJADI AGAMA YANG SEAKAN AKAN ISLAM BUNGKUSNYA TETAPI SEBENARNYA DIBUAT OLEH ORANG KAFIR SENDIRI UNTUK MEMECAH BELAH DAN MENGHANCURKAN ISLAM YG DIBAWA OLEH RASULULLAH SAW !

  3. Pertanyaan mas irhambahtiar lebih layak dijawab oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (Qadiyan).
    Yang perlu saya terangkan disini adalah bahwa sebelum 1900 Gerakan ke mujaddidan ini tidak ada nama, namun karena alasan Sensus berkut ini selebaran menganai hal itu:
    ‘Berhubung dengan akan adanya penghitungan cacah jiwa yang resmi oleh Pemerintah, maka persiapan sudah dibuat, yakni setiap golongan, yang inti pegangan pelajarannya berbeda dengan golongan lainnya, akan dimasukkan dalam register pada kolom yang khusus, dan apa juga nama golo-ngan itu, mesti akan masuk kedalam dokumen resmi……… sebab itu nama yang tepat untuk Gerakan ini dan kami setujui, ialah Muslimin golongan Ahmadiyyah. Nama ini diberi-kan kepada golongan ini karena Nabi Suci kita mempunyai dua nama, yang satu Muhammad, satunya lagi Ahmad. Nama Muhammad ini menunjukkan sifat jalalnya, yaitu keagungan dan kemuliaannya, yang berisi ramalan ( prophecy ), bahwa Nabi Suci akan membinasakan dengan pedang barang siapa yang mempergunakan pedang untuk membinasakan Islam dan membunuh beratus-ratus muslimin. Sedang nama Ahmad menunjukkan jamalnya ( Keindahannya ) yang ber-arti, bahwa Nabi Suci akan menyiarkan damai dan keselara-san didunia. Begitulah maka Allah yang Maha Kuasa memba-gi kedua nama ini dalam zaman kehidupan Beliau, yakni zaman kehidupan Beliau di Mekkah itu terbabarnya nama Ahmad, yang dikatakan Muslimin harus memajukan perkara Islam sementara menderita berbagai macam tindasan dan penganiyaan; sedang kehidupannya dizaman Madinah terba-barlah arti Muhammad, tatkala menundukkan para penentang dan tuntutan keadilan dianggap perlu oleh Kebijaksanaan Ilahi. Tetapi diramalkan juga, bahwa pada akhir zaman arti nama Ahmad akan terbabar lagi. Jadi oleh karena inilah maka tepatlah golongan ini dinamakan golongan Ahmadiyyah “ Selebaran 4 November 1900

    Masalah yang lain bisa mas irhambahtiar lihat pada:
    https://studiislam.wordpress.com/2007/11/13/hazrat-mirza-ghulam-ahmad-nabi-palsu/

    Wasalam

  4. berarti sekali lagi terbukti bahwa jemaah ahmadiyah memang pintar mencari cari alasan mengelak !
    apakah anda juga termasuk didalamnya?
    bukankah nabi muhammad saw memerintahkan kita umatnya supaya bersatu ? kenapa dgn alasan sensus dll, ada aliran yng bernama ahmadiyah terbentuk? bagi orang yg pintar sudah pasti tahu ini sebuah akal2an mencari pembenaran kelompok. sekali lagi saya menilai ahmadiyah ini dari sudut pandang diluar islam jadi tidak subyektif.
    JADI MENGAPA HARUS BERDIRI DALAM AHMADIYAH DAN BUKAN ISLAM TETAP TIDAK TERJAWAB !

  5. Nasaruddin, Mantan Purek III UIN Syarif Hidayatullah ini entah bebal apa bodoh ya ga tau lah. Sama ada salah satu cabang Ahmadiyah itu ngaku Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir atau tidak, ajaran itu memang udah nyeleweng. Udah murtad atuh.

    Murtadnya ajaran Ahmadiyah bukan hanya kerna soal memperakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir. Ada banyak lagi lho.

    Pengakuan Ketua Ahmadiyah Indonesia itu ga bisa di terima selagi dia tidak keluar dari Ahmadiyah! Walau apa pun alasan dan kompromi dari Ahmadiyah, Ahmadiyah itu emang udah sesat dan kafir!

    Hanya Indonesia yang membenarkan Ahmadiyah! Merasa bangga?! Demokrasi?!

  6. Memang kita semua menginginkan Islam itu bersatu, namun dalam hal memperjuangkan Islam boleh-boleh saja seseorang mempunyai kelompok atau wadah atau organisasi. Bukankah Sayyidina Ali pernah mengatakan bahwa:
    “Kejahatan yang terorganisir bisa mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir”
    Bila kita tidak berorganisasi, bagaimanakah kita bisa memerangi Amerika dan Eropa yang menurut keyakinan kami adalah Dajjal yang kepadanya umat Islam harus memerangi?, bagaimana mungkin kekuatan Dajjal itu bisa dikalahkan bila kita memeranginya sendiri-sendiri?. Jadi dalam pandangan kami, Ahmadiyah HANYALAH wadah kami untuk memperjuangkan Islam, tidak lebih. Dan kami juga mengakui adanya segolongan lain yang juga turut memperjuangkan Islam, silahkan baca di https://studiislam.wordpress.com/gerakan-ahmadiyah-indonesia/
    point SIkap Gerakan Ahmadiyah Indonesia
    terhadap sesama Muslim pada point 3 nya:

    3. Gerakan Ahmadiyah menyadari bahwa ada golongan dan perkumpulan Islam yang mengabdi dan berbakti kepada Allah semata-mata menurut kekuatan dan kecakapannya sendiri. Golongan dan perkumpulan itu diakui sebagai sahabat, bahkan sebagai saudara. Gerakan Ahmadiyah ikut bersyukur, jika golongan atau perkumpulan Islam semacam itu mendapat kemenangan, dan jika mendapat kesulitan dan kemalangan Gerakan Ahmadiyah ikut beristighfar, bahkan suka memberi pertolongan jika mereka mau menerimanya.

    Wass

  7. Mas Roy Marten

    Murtadnya ajaran Ahmadiyah bukan hanya kerna soal memperakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir. Ada banyak lagi lho.

    Itu menurut Mas Roy Marten, namun TIDAK menurut Sejjen Muhammadiyah dan Ketua PBNU, berikut penjelasannya:

    Bila JAI telah menyatakan Nabi Muhammad sebagai nabi penutup dan Alquran sebagai kitab suci, berarti sudah tidak ada masalah. Kita harus bimbing mereka. Tapi, jangan hanya sebagai lips service. Pernyataan itu harus diyakini dan diamalkan dalam kehidupan peribadatan mereka. Jika ternyata nantinya mereka kembali pada ajaran mereka, maka pemerintah harus tegas dengan membubarkan mereka.
    Goodwill Zubair
    Sekjen Muhammadiyah

    Asalkan mereka mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir, dan Alquran sebagai kitab suci, maka sudah selesai urusan. Selanjutnya, umat Islam hanya tinggal membina mereka.
    Said Aqiel Siradj
    Ketua PBNU

    Kini tugas PAKEM adalah mengawasi Jemaat Qadiyani seperti, periksa AD/ART mereka, dilihat apakah mesjidnya telah dibuka untuk umum dalam hal golongan umat islam manapun boleh mengisi Khutbah dan menjad Imam shalat dsb. Menurut saya berilah mereka kesempatan.
    Wasalam

  8. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan.

    Saya hanya me-reply komentar Sdr. Irham Bahtiar.

    Sebaiknya kalau Sdr. Irham Bahtiar mau memberikan komentar soal Ahmadiyah, bacalah buku-buku tentang itu. Jadinya komentar yang Sdr. berikan berbobot tidak sekedar tong kosong nyaring bunyinya.

    Ada beberapa point yang saya anggap tong kosong nyaring bunyinya, yaitu:
    1)”jadi kesimpulannya adalah benar kecurigaan selama ini bahwa ahmadiyah ini sebenarnya adalah bentukan orang2 kristen yang berada di london.” Kalau Sdr. baca yang banyak tentang Ahmadiyah, sdr. akan malu dengan komentar sendiri yang lebih didasarkan pada kebencian bukan obyektifitas.
    2)”kalo memang benar si mirza gulam ahmad itu, kenapa orang india sendiri atau pakistan tidak amu mengikutinya?” Kalau punya uang, belilah tiket pesawat ke India. Kalau tidak punya uang cukup, belilah buku-buku seputar Ahmadiyah. Kalau tidak punya uang sama sekali, ya setidaknya pinjamlah supaya memiliki wawasan sebelum berbicara.
    3)”ingat kisah ini sama halnya dengan kisah paulus yang mengaku mendapat perintah dari yesus untuk menyebarkan keyakinannya yang salah satunya merumuskan trinitas yang mengakui ketuhanan yesus. padahal jelas2 kita tahu yesus atau nabi isa as adalah nabi pembawa al kitab yang juga diyakini di alqur’an. jadi kesimpulannya paulus lah yang merusak ajaran yesus dengan mengaku2 sebagai utusan terakhirnya.” Anda sudah baca Alkitab? Atau cuma sekedar denger-dengeran atau baca tulisan orang lain tanpa meneliti lebih dulu apakah benar atau tidak. Yesus tidak memberi perintah kepada Paulus melainkan membutakan matanya. Yang diberi perintah oleh Yesus adalah Ananias. Paulus (d/h Saulus yang menganiaya jemaat Yerusalem yang percaya kepada Yesus) kemudian bertobat dan membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias. Trinitas bukanlah ajaran Paulus. Kalau Sdr. Irham membaca Alkitab, sdr. akan temukan bahwa tidak ada kata trinitas di dalamnya. Trinitas adalah dogma/doktrin gereja. Trinitas juga bukan untuk mengakui ketuhanan Yesus. Yesus adalah Tuhan/Tuan/Rabi/Lord/Kyrios bukan TUHAN/Yehovah/Allah/God/Theos. Yesus sebagai Tuhan bukan karena kodratNya melainkan karena kuasaNya. Bapa di surga yang adalah TUHAN/Yehovah/Allah/God/Theos satu-satuNya. Hanya Thomas yang mengatakan Yesus sebagai “Tuhanku dan Allahku” karena dia telah melihat luka bekas paku di telapak tangan Yesus yang membuktikan bahwa Dia yang telah mati Dia juga yang telah bangkit. Siapa yang punya kuasa seperti itu kalau bukan berasal dari TUHAN/Allah? Itulah alasannya Yesus berkata “Berbahagilah mereka yang percaya namun tidak melihat”.
    4)”kita tahu bahwa agama yang besar diindia adalah hindu dan sikh justru.” Sepertinya hanya point ini saja Sdr. Irham benar.

  9. perbedaan nya nabi dan rosulll?

  10. Pertanyaan sdr Zamie mengenai perbedaan antara nabi dan rasul terjadi karena selama ini kita mendapatkan pelajaran dari ustadz kita bahwasannya “Nabi belum tentu rasul, sebaliknya setiap rasul pasti nabi, sebab rasul adalah seorang laki laki yang menerima wahyu agar disampaikan kepada umatnya, jika tidak menerima perintah agar menyampaikan wahyunya ia adalah nabi”.

    Jawaban tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan ajaran Quran Suci dan Hadist Nabi. Menurut Quran kata rasul maknanya luas sekali dan bisa diterapkan kepada manusia maupun bukan manusia.

    “Allah memilih para utusan (Rasul) dari kalangan malaikat dan manusia ” (QS 22:75)

    “Segala puji kepunyaan Allah, pencipta langit dan bumi, yang membuat malaikat utusan (rasulan) yang terbang dengan sayap dua, dan tiga, dan empat … ” (Qs 35:1)

    sedangkan kata nabi berasal dari naba’ artinya pemberitahuan yang besar faedahnya. Atau kabar atau berita saja. Imam Raghib memberi arti nabi sebagai kabar yang tak mungkin salah. Sehingga seorang nabi adalah orang yang menerima pemberitahuan / pekabaran dari Allah dan menjadi duta besar antara Allah dan makhluk yang berakal atau orang yang memberi informasi tentang Allah.

    Didalam Quran kata nabi dan rasul dipakai secara bergantian, orang yang sama kadang kadang disebut nabi dan kadang kadang disebut rasul. Namun satu hal yang pasti nabi adalah seorang manusia. Yang membutuhkan makan dan minum (Qs 21:7-8; 25:20) mempunyai istreri dan anak (Qs 13:38), juga mengalami senang dan susah, sakit dan akhirnya meninggal dunia (Qs 3:143).

    Tujuan diutusnya para nabi adalah mengemban amanat Ilahi untuk mereformasi umat manusia sehingga ajaran para nabi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari agar dicontoh oleh umatnya.
    Sehingga seorang nabi adalah panutan atau suri teladan yang harus diikuti segala bentuk perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga semua nabi adalah ma’sum terbebas dari salah dan dosa dan hanya mengajarkan sesuatu yang berasal dari Allah swt saja (Qs 21:25-27).

  11. Alqur’an menjelaskan bahwa tidak akan diterima amalan shalat dan ibadahnya orang muslim itu kalau tidak mengikuti berdasarkan qur’an dan hadist.

  12. ana mau tanya: 1. kalau benar ghulam benar2 almasih almahdhi, mengapa sampai sekarang gak kiamat 2 ya?,menurutku jika datang almasih alamahdhi ber selang berapa tahun akan
    kiamat…………………..(tanda kiamat kubro)
    hitung waktu lahir ghulam ahmad sampai sekarang………………..?
    2.kalau benar 2 ahmadiyah berasaskan quran hadis mengapa khalifah nya kok dari jalur keluarganya sendiri? (wah mau buat kerajaa ya), kan kita di contohkan pada masa khalifah urrosidin.
    3.tolong sebelum siar ke indonesia, JAI ama GAI ,jadikan satu dong, besok 2 hari ndak membingungkan umat.
    4.menurut Ahmadiyah , apakah memikirkan saudara2 kita di palestina?dan soal masjid AlQuds?

    • Assalamu’alaikum wr wb, ikhwan muchamad sochib yth,
      Perlu kami sampaikan mengapa sampai terjadi ada GAI dan JAI, karena ini berpangkal pada soal aqidah yang amat mendasar yang terjadi pada pasca meninggalnya Amir Kedua Jemaah yakni Maulana Nurudin pada tahun 1914; dan keduanya amat bertolakbelakang, pertama kami meyakini sebagaimana keyakinan Imam Hazrat Mirza Ghulam Ahmad, bahwa beliau hanyalah Muhadast yakni orang yang banyak berkomunikasi dengan Allah SWT, sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur’an “Ingatlah. Sesungguhnya auliya Allah ialah orang yang tak mempunyai rasa takut dan tak pula berduka cita” (Q.S. 10 [Yunus]:62). “Mereka mendapat busyra (kabar baik) di dunia dan di Akhirat”. (Q.S. 10 [Yunus]:64). dan harap diingat bahwa para wali Allah yang menerima ilham dan kasyaf itu banyak tidak hanya Imam Hazrat Mirza Ghulam Ahmad saja, tetapi wali-wali yang lain juga sama, akan tetapi mereka tidak akan pernah menjadi nabi atau mengaku nabi sebagaimana keyakinan kaum Qadiyaniah (JAI) yang meyakini Imam Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi meskipun nabi tanpa syariat. Karena perbedaan yang sangat fundamental tersebut maka kami kelompok yang tidak sepakat dengan pemikiran Qadiyaniah tersebut membentuk organisasi yang diberi nama Ahmadiyah Anjuman Isa’ati Islam Lahore atau di Indonesia dikenal dengan Ahmadiyah Lahore dan tokoh nasional Indonesia yang bergabung dalam Gerakan Ahmadiyah adalah Bpk HOS Tjokroaminoto dan Bpk H Agus Salim. Berkaitan dengan pertanyaan2 Ikhwan dapat kami jawab sbb:
      1. Kurun waktu antara datangnya Imam Mahdi dan Kiamat;
      Dalam pandangan umum kaum Muslimin datangnya Al-Masih dan Al-Mahdi adalah sebagai pertanda akan datangnya Kiamat, memang benar Kiamat akan datang tetapi kiamat kubro yang berarti kehancuran dunia hanya Allah yang tau tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui rahasianya bahkan Rasulullah Muhammad SAW pun tidak diberi tau oleh Allah SWT. maka dalam pandangan kami Kiamat yang dimaksud justeru adalah Kebangkitan Islam, sebagaimana kata Qiyam itu bisa dimaknai bangkit, misalnya dalam shalat setelah sujud maka kita Qiyam artinya berdiri tegak, jadi datangnya Al-Masih dan Al-Mahdi justeru utk memenangkan perkara Islam.
      2. Berkaitan dengan khalifah mungkin yg sdr maksud adalah Jemaat Qadiyani, padahal jelas2 dalam Al-Wasiya beliau menyatakan bahwa penerus beliau adalah orang yang paling suci dari pengikut beliau bukan anak keturunan beliau, bisa dibaca disini;; jadi untuk pertanyaan kedua tidak masalah dengan kami.
      3. Tolong dibaca lagi sejarah masuknya GAI disini
      4. Sudah pasti, kita sangat prihatin dan sedih dengan peristiwa2 yang terjadi disana, dan perlu kita ketahui bahwa bangsa Israel itu tidak saja berperang dengan kaum muslimin tetapi berperang dengan seluruh penganut agama dimuka bumi ini, karena tujuan mereka adalah hanya menyisakan ras Israel saja dinegara mereka, maka sudah seharusnya kita berperang dengan mereka, tentu cara perang kita di Indonesia berbeda dengan sdr2 kita yang benar2 berhadapan langsung ditanah palestina, kita disini bisa mengirim logistik, bantuan kemanusiaan atau uang utk perjuangan mereka, melakukan kampanye Internasional tentang kejahatan Israel dan mendesak PBB mengirimkan pasukan perdamaian, serta kampanye lain untuk mendukung negara Palestina merdeka. Hanya dengan mendeklarasikan kemerdekaannnya maka palestina mampu melindungi diri mereka dan tempat2 suci kaum muslimin dan kita leluasa untuk mengirim bantuan2 kemanusiaan dan relawan2.
      Demikian tanggapan kami, semoga berkenan, terimakasih.
      Wassalam wr wb

  13. Yang pasti Al Haqqu minrrabikum manusia hanya sampai pada tingkat mendekati kebenaran saja dalam beragama itu semakin kita menyadari kebenaran yang nyata itu hanya bisa dirasakan dalam hati, agama itu lebih cenderung kepada pengalaman seseorang dalam menyadari existensinya dihadapan Tuhan, Insyaallah selidikilah kebenaran itu dengan menggunakan hati karena hati tak pernah bohong.

  14. Terimakasih infonya melalui artikel ini dan kommen2nya, sangat bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: