Siapakah yang disalib menurut Qs. (An Nisa) 4:157-158

Ikhwan Muhammad Dzulkarnaen dalam kunjungannya ke webblog kami, menyatakan sbb: “besok bisa2 Alquran An Nisa (157) ayatnya dirubah ya ” bahwa nabi Isa tidak dibunuh tapi disalib dan tidak mati” Kalau berani ! ; Demikian pula pandangan Sdr Aiem Sungkar dalam sebuah diskusi di FB yang menyatakan bahwa yang disalib oleh kaum Yahudi bukanlah Nabi Isa AS, tetapi seseorang yang diserupakan dengan beliau. Sedangkan nabi Isa AS. langsung diangkat oleh Allah ke langit dengan badan jasmaninya.

Tanggapan kami:

Kutipan ayat 157-158 tersebut adalah sbb:

Ayat 157:  “Wa qoulihim inna Qotalnal masiikha ‘isa ibnu maryama rasulullah, WAMA QOTALUUHU, WAMA SHOLABUUHU WALAKIN SYUBBIHALAHUM” artinya, “Dan karena ucapan mereka (Kaum Yahudi), Sesungguhnya kami telah membunuh Isa bin Maryam, Utusan Allah. Mereka (kaum Yahudi) tak membunuh Dia (Isa Ibnu maryam), dan tak menyebabkan dia (Isa Ibnu Maryam) mati pada kayu palang, melainkan ditampakkan kepada mereka (kaum Yahudi) seperi demikian adanya (seolah-olah benar-benar telah mati).

Selanjutnya, “Wainnaladzii nakhtalafuufiihi lafii syakkimminhu, maalahum bihii min ‘ilmin illat tiba’adz dzonn, wama qotaluuhu yaqiinan” artinya “Sesungguhnya orang-orang (kaum Yahudi dan kaum Nasrani) yang berselisih tentang itu (peristiwa tentang penyaliban Isa ibnu Maryam yang telah dilakukan oleh kaum Yahudi) mereka berada dalam kebimbangan. Mereka tak mempunyai penggetahuan tentang itu (masalah hidup dan matinya Isa Ibnu Maryam pada kayu palang) selain hanya mengikuti dugaan, dan mereka (kaum Yahudi) tak membunuh dia (Isa Ibnu Maryam) dengan yakin”. (Tolong diingat di sini tidak ada kata ganti yang digunakan untuk orang lain/orang ketiga, tetapi kepada mereka kaum yahudi dan Isa Ibnu Maryam)

Ayat 158 : ”Bal RAFA’AHU llahu ilaiih, wa kaanallahu ‘azizan khakiiman”, artinya “Tidak, Allah mengangkat dia (Isa Ibnu Maryam) ke hadapan-Nya, dan Allah itu senantiasa yang Maha Perkasa, Yang Maha Bijaksana”.

Kandungan ayat Qur’an Suci tersebut dengan terjemahan kata perkata dapat ditafsirkan sebagai berikut, Kalimat “Ma-shalabuuhu” ini sama sekali tidak mendustakan peristiwa di “salib” kannya Isa Ibnu Maryam pada kayu palang, dan memang benar demikian pula adanya yang tercatat dalam Al-Kitab, ataupun dalam sejarah yang diakui oleh banyak kalangan, akan tetapi kata “Shalb” yang berarti sebuah tindakan pembunuhan yang sangat terkenal, baik menurut Tajul Arus dan Lane lexicon, yaitu sebuah bentuk pembunuhan terhadap seseorang dengan cara dipaku dan digantungkan pada kayu palang hingga orang tersebut meninggal TIDAK TERJADI PADA DIRI YESUS hingga beliau benar-benar meninggal dunia, atau dengan kata lain memang benar peristiwa tersebut benar-benar terjadi, yakni Isa Ibnu Maryam benar-benar dipaku dan digantung pada kayu palang akan tetapi tidak membuat beliau sampai meninggal dunia. Mengapa hal tersebut bisa terjadi, hal ini dapat dipahami dengan beberapa alasan yakni:

1. Beliau hanya disalibkan selama kurang lebih tiga jam (Markus 15:25; Yahya 19:14) padahal kematian ditiang salib membutuhkan waktu yang lama.

2. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penjahat, dan pada saat diturunkan dari tiang salib, kedua penjahat tersebut masih hidup sehingga Jelas penyaliban tersebut belum menyebabkan kematian beliau.

3. Kedua penjahat tersebut dipatahkan kedua kakinya untuk membunuhnya, akan tetapi tidak demikian dengan Yesus (Yahya 19:32-33).

4. Yesus ditusuk lambungnya oleh prajurit romawi dengan tombak dan masih mengeluarkan air dan darah.

5. Pontius Pilatus tidak percaya kalau Yesus sudah wafat secepat itu (Markus 15:44)

6. Yesus tidak dikubur seperti kedua penjahat tersebut, akan tetapi diserahkan kepada muridnya Yusuf Annajr, dan dirawat dengan rempah-rempah dan diselimuti dengan kain (Kain kaffan Turin) lalu disimpan dalam gua batu, dan pada hari ketiga telah bangkit. (berarti yesus hanya pingsan saja dan siuman pada hari ketiga, karena sesorang yang telah meninggal tidak akan hidup lagi)

Pangkal masalah dalam ayat ini terdapat pada tulisan huruf kapital “Syubbiha” dan “Rafa’a”, kata Syubiha (menurut Lane Lexicon) memiliki arti: 1. Ia dibuat seperti itu, atau dibuat menyerupai itu, atau  2. Perkara itu dibuat samar-samar atau kabur, dan menurut Kitab Ruhul Ma’ani kata Syubbiha lahum bermakna perkaranya menjadi bimbang dan ragu bagi mereka. Adapun cerita bahwa yang disalibkan adalah seseorang yang diserupakan dengan Isa, sama sekali tidak berdasarkan Qur’an dan bertentangan dengan kenyataan sejarah. Karena kedua kaum yang berselisih tersebut yakni kaum Yahudi dan Nasrani sama sekali tidak mengenal cerita tersebut.

Ayat berikutnya yang berkaitan dengan arti kata “Rafa’a” dijelaskan menurut Tajul Arus, dan Lane Lexicon yakni; 1. mengangkat atau menaikkan, dan berarti pula 2, meninggikan atau memuliakan. Maka kata kata “RAFA’AHU llahu ilaiih” yang tersebut dalam Qur’an sepanjang berkaitan dengan manusia maka lebih tepat pada arti yang kedua sebagaimana do’a-do’a kaum muslimin ketika i’tidal “warfa’ni” yakni “muliakan kami”.

Jadi menurut Qur’an Suci tidak ada seseorang dengan badan jasmaninya yang tiba-tiba naik ke angkasa atau ke syurga, kecuali hanya dalam cerita-cerita Al-kitab (Lukas 24:51). Dan berdasarkan cerita Al-kitab tidak hanya Yesus saja yang dapat pergi ke angkasa tetapi juga Eliyya (2 Raja-raja 2:11) yang disaksikan juga oleh Elyassa yang bahkan beliau mengambil baju Eliyya yang jatuh . Juga Nabi Henokh (5:24) yang bergaul dengan Allah lalu tidak ditemukan lagi karena telah diangkat oleh Allah. Mohon dibandingkan dengan ayat Qur’an Suci; ”Wahai Isa, Aku akan mematikan engkau dan mengangkat derajat engkau dihadapan-Ku”, (QS 3:4) dan juga ayat-ayat yang lain diantaranya : QS 4:32; Qs 6:84; QS 12:76, dan masih banyak lagi yang kesemuanya menjelaskan dimulikannya manusia atau ditinggikannya derajat manusia oleh Allah ta’ala.

About these ads

37 Tanggapan

  1. Jadi, Nabi Isa betul-betul disalib, ya? Masalah penyaliban Isa ini telah menjadi pertanyaan yang berputar-putar di kepala saya sejak lama. Kalau memang Isa betul-betul disalib, sungguh mengerikan nasib beliau. Apalagi setelah saya menonton adegan-adegan penyiksaan dan penyaliban Isa di film “The Passion of The Christ”. Tolong tegaskan saja, betulkan Nabi Isa yang mengalami penderitaan dahsyat itu? O ya, bisa diterangkan mengapa Nabi Isa sebegitu dibencinya, sehingga dikehendaki untuk disiksa dan disalibkan seperti itu??

    • Sdr Aryojati yth, terimakasih atas kunjungannya; berkaitan dengan peristiwa penyaliban nabi Isa AS, semua orang Yahudi dan semua orang Kristen meyakini hal itu, demikian pula ayat Qur’an Suci menegaskan demikian. Sebagaimana digambarkan didalam film memang demikian itulah cara-cara menghukum seseorang pada abad pertengahan dan kami yakin para pembuat film tersebut tidak mengarang-ngarang. Tetapi yang menjadi perbedaan adalah ending dari peristiwa tersebut, kalau didalam keyakinan kaum Yahudi adalah benar Yesus aadalah pendusta karena dia adalah nabi palsu sehingga mati ditiang salib, sedangkan keyakinan kaum kristen adalah benar Yesus mati ditiang salib tetapi untuk menebus dosa umat manusia. Sedangkan petunjuk dalam Al-Quran mengoreksi kesalahan keyakinan kedua kaum tersebut, yakni benar bahwa Yesus itu mengalami percobaan penyaliban tetapi karena beliau adalah Utusan Allah maka beliau diselamatkan dengan tidak mati terkutuk ditiang salib. Sedangkan Kebencian kaum Yahudi kepada nabi Isa AS, adalah betapa kaum yahudi itu menunggu-nunggu utusan Allah (Mesias) yang akan mengembalikan harkat dan martabat mereka untuk kebangkitan sebagai bangsa yang dijajah oleh bangsa lain, akan tetapi yang datang diutus oleh Allah adalah seseorang yang tidak seperti yang mereka bayangkan yakni seseorang yang lemah lembut, santun bahkan jika ditampar pipi kiri berikan juga pipi kananmu, maka betapa marahnya pada pemuka Yahudi sehingga dengan berbagai cara mereka berkehendak melenyapkan nabi Isa AS. Demikian tanggapan kami semoga bermanfaat, terimakasih. Wassalam wr wb

      • Kok bisa ya anda berkata seperti itu sedangkan di Alquran anda jelas ditulis Isa Almasih mati, dan bangkit kembali. TRUS YG BENAR YG MANA?

        Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku
        dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan
        hidup kembali.”
        34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
        (surat Maryam 19:33,34)

        Isa mati dan bangkit ke surga (Qs.3:45)

    • Coba baca…

      Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku
      dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan
      hidup kembali.”
      34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
      (surat Maryam 19:33,34)

      Isa mati dan bangkit ke surga (Qs.3:45)

      MANA YG BENAR?????? KOK BISA BERTENTANGAN AYATNYA????

      • Sdr Yoel Yth, Terimakasih atas kunjungannya ke webblog kami, berkaitan dengan pertanyaan sdr dapat kami tanggapi sbb:
        1. Kutipan Qs 3:45 coba saudara teliti dengan benar, tidak seperti yang sdr tulis, karena yang benar adalah sbb:”Dan ia bicara kepada manusia tatkala ia dalam buaian dan tatkala berusia lanjut dan ia termasuk golongan orang yang shaleh”. disini tidak dibicarakan sama sekali kematian dan kebangkitan Isa AS.
        2. Berkenaan dengan Qs 19:33-34, sebagaimana yang saudara kutip, pertanyaan kami adalah; bukankah setiap manusia yang hidup juga mengalami hal yang sama yakni dilahirkan, mengalami mati, lalu dibangkitkan kembali diyaumil akhir kelak?; Jika dipahami bahwa Isa AS mati, kemudian setelah tiga hari bangkit dari kubur lalu naik ke langit, seperti keyakinan sdr2 kristiani tentu akan bertentangan dengan sunatullah yakni hukum yang telah Allah tetapkan kepada manusia bahwa semua manusia itu dilahirkan dari seorang ibu, kemudian dimatikan jasmaninya/raganya, lalu dibangkitkan ruhani/jiwanya (anfus) kelak pada yaumil akhir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya didunia (QS 7:25). Jadi tidak ada pertentangan sama sekali pada ayat-ayat suci Al-Quran tersebut. Jika seolah-olah ada pertentangan hal itu disebabkan karena kurangnya ilmu kita dalam memahami ayat-ayat suci Al-Qur’an atau barangkali kita telah mendapatkan informasi yang keliru terhadap suatu persolan (lahir-hidup-mati) yang tidak bersumber dari pemberi hidup dan mati itu sendiri, yakni Allah ta’ala. Karena pada dasarnya Allah telah menetapkan hukum yang tetap (konstan) dialam semesta ini dan berlaku sama bagi setiap manusia tanpa kecuali “la tabdila li kholqillah” tiada perubahan dalam ciptaan Allah (Qs 30:30).
        Jadi kesimpulannya masalah kelahiran Nabi Isa AS, Wafatnya Beliau dan juga kebangkitan beliau; adalah sama dengan kelahiran kita, kematian kita nanti (krn sekarang masih hidup he..3x) dan juga kebangkitan kita kelak, jadi ga usah khawatir dibeda-bedakan oleh Allah SWT, Nabi Isa AS, para nabi yang lain, diri kita dengan siapapun juga, karena Allah telah menetapkan hukum yang sama bagi setiap manusia, tidak berubah dan berlaku sepanjang zaman.
        Demikian tanggapan kami semoga bermanfaat,
        Terimakasih.

    • dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]“, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

      Tetapi tidak disebutkan nama siapa yang diserupakan dengan nabi Isa
      karena hal ini tidak penting

      yang penting adalah Yesus tidak disalib
      jadi Yesus tidak bangkit dari kematian
      berarti iman Kristen jadi gugur semua, sesuai dengan kekhawatiran Paulus

      1 Korintus 15
      (17) Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

      (18) Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.

      (19) Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

  2. Tafsiran QS An-Nisa 157-158 yang sangat bagus dan perlu diinformasikan kepada umat islam yang selama ini meyakini Isa almasih diangkat Allah entah dimana ditempatkan dan bila perlu adakan diskusi dengan ulama-ulama yang kapabel. Saya khawatir umat Islam terjebak pada kisah bahwa Isa as (Yesus) menurut kristen diangkat ke sorga dalam bible. Demikian……

  3. ketika disalib jesus sepatutnya berkata “eli eli terima kasih kerna menyalibkan aku”.seperti jonah dengan rela terjun ke laut 3hari 3malam dlm perut ikan paus begitu juga anak manusia dipaksa ketiang salib dan mati 2hari 1malam dlm perut bumi.

  4. Assalamu”alaikum.
    Maaf turut menyela karena saya juga tengah meneliti perihal ini.Bunyi ayat itu dalam tafsiran bahasa Indonesia adalah:

    dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.(QS 4:157)

    Dengan tegas di nyatakan “TIDAK MEMBUNUHNYA,dan TIDAK PULA MENYALIBNYA”.Jadi jelas bahwa yang di salib itu bukanlah nabi Isa as.
    Mari kita simak kronologi penangkapan(penggerebekan) Yesus dan murid muridnya itu dari 4 injil dalam Alkitab

    Injil Yohannes
    Maka datanglah Yudas juga kesitu dengan sepasukan prajurit dan penjaga penjaga BaitAllah yang di suruh oleh imam imam kepala dan orang orang farisi lengkap dengan lentera suluh dan senjata.(Yoh 18:3)
    Maka Yesus yang tahu semua dirinya maju kedepan dan berkata kepada mereka “siapakah yang kamu cari”?(yoh 18:4)

    Jawab mereka:”Yesus dari Nazareth”Katanya kepada mereka “akulah dia.Mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.(Yoh 18 :7)

    Maka ia bertanya pula/”siapakah yang kamu cari?kata mereka:”Yesus dari Nazareth”

    Telah kukatakan padamu akulah dia,jika aku yang kamu cari biarkanlah mereka pergi.(Yoh 18:8)

    Injil Lukas :
    Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya.
    Maka kata Yesus kepadanya: /”Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?”(Luk 22:47-48)

    Injil Markus

    Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua.

    Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia dan bawalah Dia dengan selamat.”

    Dan ketika ia sampai di situ ia segera maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Rabi,” lalu mencium Dia.

    Maka mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
    Salah seorang dari mereka yang ada di situ menghunus pedangnya, lalu menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.(Mark 14:43-47)

    Injil Matius

    Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.

    Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.”

    Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.

    Tetapi Yesus berkata kepadanya: /”Hai teman, untuk itukah engkau datang?”* Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

    Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.(Mat 26:47-51)

    Poin yang kita tangkap adalah:
    1.Peristiwa penangkapan itu terjadi pada waktu malam hari.
    2.Mereka tidak mengenali Yesus sama sekali,
    3.Mereka(murid murid) berpencar melarikan diri.
    Dialog dialaog yang terjadi ketika penangkapan itu rancu karena berbeda satu sama lainnya jadi tidak layak dijadikan rujukan.
    Kemungkinan salah tangkap bisa saja terjadi.

    • Sekarang kita lihat kronologi introgasi mereka kepada “Terduga” tersebut.Ungkapan Pilatus setelah introgasi adalah:
      Kata Pilatus kepada Imam Imam kepala dan seluruh orang banyak itu “Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini”
      Mengapa Pilatus mengeluarkan statement seperti itu?Bisa jadi tersangka itu membantah semua tuduhan.Jika ia mengakui semua tuduhan mereka,mustahil Pilatus berkata seperti itu.Oleh sebab itu Pilatus mengirim tersangka itu kepada Herodes.Kebetulan sekali saat itu Herodes tengah berkunjung ke Yerusalem.Jika Yesus berasal dari Galilea,Herodes tentunya mengenali Yesus sebab Galilea itu masih merupakan wilayah Herodes.Tapi apa hasilnya
      Ia mengajukan banyak pertanyaan kepada Yesus tetapi Yesus tidak memberikan jawaban apapun.(Luk 23:9).Artinya adalah Yesus tetap membantah segala tuduhan.Oleh sebab itulah Pilatus ber inisiatif melepaskannya.

      Lalu Pilatus mengumpulkan imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin serta rakyat,

      23:14
      dan berkata kepada mereka: “Kamu telah membawa orang ini kepadaku sebagai seorang yang menyesatkan rakyat. Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa-nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-nya tidak ada yang kudapati pada-nya.

      23:15
      Dan Herodes juga tidak, sebab ia mengirimkan Dia kembali kepada kami. Sesungguhnya tidak ada suatu apapun yang dilakukan-nya yang setimpal dengan hukuman mati.

      23:16
      Jadi aku akan menghajar Dia, lalu melepaskan-nya.”

      23:17
      (Sebab ia wajib melepaskan seorang bagi mereka pada hari raya itu.)

      Kemudian dalam injil markus kita temukan:

      Pilatus bertanya pula kepada-nya, katanya: “Tidakkah Engkau memberi jawab? Lihatlah betapa banyaknya tuduhan mereka terhadap Engkau!”

      Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawab lagi, sehingga Pilatus merasa heran.(Mark 15:5-6)

      Jika Pilatus aja heran,apa lagi kita yang hidup 2000 tahun setelahnya.

  5. Waalaikum salam wr wb,
    Sdr Tafakkarun Yth, Terimakasih atas kunjungannya diwebblog ini; berkenaan dengan tanggapan sdr, sebelum kami menjelaskan lebih lanjut ada beberapa pertanyaan yang ingin kami ajukan sbb:
    1. Tolong bandingkan terjemahan dari ayat Quran tsb sbb: ”

    Dan karena ucapan mereka(Kaum Yahudi), Sesungguhnya kami telah membunuh Isa bin Maryam, Utusan Allah. Mereka (Yahudi) tak membunuh Dia(Isa), dan tak menyebabkan dia(Isa) mati pada kayu palang, melainkan ditampakkan kepada mereka(Yahudi) seperi demikian (seolah-olah benar-benar mati)”. (versi MMA) dan

    “dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu”. (versi Depag)

    pertanyaan:
    a. Dapatkan sdr Tafakkarun menjelaskan makna “syubihalahum” yang sebenarnya mengacu kepada subyek pertama dalam pembicaraan lalu tiba-tiba menjadi subyek dari orang lain (orang yang diserupakan dengan Isa?) padahal dalam ayat tersebut hanya dibicarakan mengenai kaum yahudi dan Isa AS?
    b. JIka kita perhatikan terjemahan dari Depag tersebut sudah mengandung tafsir dapatkah sdr tafakkarun mengurai terjemahan tersebut tanpa terjebak pada penafsiran yang sudah dimasukkan? (terjemah bebasnya bagaimana menurut sdr)
    c. Dapatkah sdr jelaskan mengenai Kata wama qotaluhu yaqinan pada akhir ayat siapakah subyek pembicaraan dan obyek yang dibicarakan?

    2. JIka yang disalib bukan nabi Isa AS. pertanyaannya adalah;
    a. Kemanakah beliau setelah peristiwa tsb?
    b. JIka yang disalib bukan nabi Isa AS, mengapa semua orang yahudi dan kristen yakin bahwa yang disalib adalah Isa AS?
    c. Jika yang disalib adalah orang lain yang diserupakan dengan Isa AS. adakah bukti-bukti yang mendukung argumentasi tsb, misalnya dari Al-Kitab, buku sejarah, dll tolong disebutkan.
    d. Apa tujuannya dan pelajaran apa yang bisa diambil bagi umat jika Isa AS. tidak disalib lalu naik kelangit?
    e. adakah ayat Quran dan hadist2 yang mendukung cerita diangkatnya nabi Isa ke langit?
    d. Apa keuntungan dan kerugian umat Islam mempercayai serita tsb?

    Kami rasa itu dulu mohon dijawab, semoga bisa menjadi diskusi yangmemnarik, trims
    Wassalam wr wb.

    • Kok aku yang pemula dan baru ingin mendalami jadi bingung yah? apa bener agama islam yang aku peluk ini? sebagai manusia biasa aku ingin kedamaian bukan perpecahan apalagi kekerasan
      karena menurutku manusia hanya ada 2 jenis, baik dan buruk.. jika sikapnya buruk bukan agamanya yg buruk tetapi akhlaknya yang tidak baik

      • Sdri Cantika Hutami yang baik, terimakasih atas perhatiannya, dalam memahami masalah penyaliban Nabi Isa AS, memang banyak terjadi “kontroversi” baik dari umat muslim sendiri maupun dari kalangan sdr2 kristen; kata kontroversi kami tulis dalam tanda kutip karena pada dasarnya Allah menciptakan manusia dimuka bumi ini pada dasarnya sama dan tidak ada yang berbeda demikian pula mu’jizat yang dikaruniakan kepada para nabi oleh Allah SWT amat selaras dengan hukum yang telah Allah sunahkan di alam semesta ini, sehingga tidak ada satupun yang berubah dalam ciptaan Allah dan mu’jizat yang diberikan kepada para nabi, dengan demikian apa yang kita pahami harus dilandasi pengertian yang benar tentang sunah Allah dialam semesta ini, pun jika terjadi perubahan itu karena semata-mata kurangnya daya nalar dan daya pikir kita yang terbatas dalam memahami hukum yang Allah tetapkan dialam semesta. Dengan adanya dialog disini maka dapat dibandingkan pemahaman mana yang lebih tepat dari berbagai pandangan yang ada. Dengan perbedaan-perbedaan pandangan itu akan menambah wawasan kita dan semakin menambah keimanan kita akan kebenaran Al-Quran, karena dengan demikian memacu kita untuk mempelajari lebih lanjut dan memohon petunjuk kepada Allah SWT pemahaman mana yang sesuai dengan petunjuk Al-Quran, karena Kandungan Al-Quran hanya dibukakan bagi orang-orang yang beriman dan berakhlak mulia. Demikian semoga bermanfaat. Terimakasih.

      • Mbak cantika, dalam Islam itu manusia memiliki pemahaman yang bertingkat2 sehingga Allah mengingatkan bahwa dalam Qur’an itu ada ayat yg muhkamat (jelas/terang) dan ayat Mutasyabihat (samar), hal ini bukan ayatnya …. tetapi kadar pemahaman manusia dalam memahami isi Al-Qur’an …. jadi satu ayat bisa jelas menurut orang lain, namun bisa kurang jelas menurut kita (tergantung apakah kita rajin dan terus menerus mengkajinya) ….
        Bgai pemula (artinya orang yg baru memiliki semangat) sebaiknya jangan menyentuh ayat mutasyabihat (tinggalkan yg membingungkan dulu) sampai pada waktunya anda akan mendapatkan jawabannya….masih banyak ayat yg terang dan jelas dan mudah difahami contoh srt Al-Asr ayat 1-3 …..begitu mulianya apabila kita laksanakan … seperti perdebatan mengenai Isa..tidak ngaruh, yg penting kita fahami adalah Isa a.s. adalah rasul seperti halnya Musa, Daud, Ishak, Ismail, Muhammad dsb. Dan jangan Syirik (menduakan Allah)….selamat belajar….

  6. Pengetahuan anda berasal dari Tuhan Allah, kiranya pengetahuan itu menjadi sesuatu yang sangat memuliakan Allah.
    Sungguh saya seorang kristen sangat kecewa dengan Al-Quran yang anda baca bila apa yang tertulis disini sama dengan yang tertulis disana bahwa Yesus tidak mati di kayu salib.
    Bila anda mengatakan bahwa Yesus adalah Nabi, kami menganggap anda salah, karena Nabi2 yang ada lahir dikarenakan adanya hubungan intim antara sepasang manusia, sedangkan yang terjadi pada Yesus adalah Ibunya adalah seorang perawan yang belum menikah.

    Sebelum anda membuat penyaliban Isa sebagai masalah, kiranya anda membaca isi alkitab dulu.
    ada pun orang yang dapat menyesatkan ada anda sendiri, anda menyesatkan anda sendiri dengan fikiran yang picik dan rendah.

    Sesungguhnya anda adalah orang yang merasa telah tahu segala sesuatu yang telah terjadi sebelumnya.
    anda menjadikan Al-Quran sebagai referensi, mengapa anda mengatakan alkitab berisi sesuatu yang tidak nyata kebenarannya?

    Tegas saya katakan, kami tidak melakukan hal gila seperti yang orang2 muslim yang salah jalan seperti anda lakukan. ataupun memang itu yang anda harus terapkan dari apa yang telah anda pelajari dari ilmu agama yang anda dapatkan.

    terima kasih

    • Sdr Wingy Yth, sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah berkenan mengunjungi webblog kami, dan untuk pertanyaan sdr dapat saya tanggapi sbb:

      1. Pernyataan : “Pengetahuan anda berasal dari Tuhan Allah, kiranya pengetahuan itu menjadi sesuatu yang sangat memuliakan Allah.
      Sungguh saya seorang kristen sangat kecewa dengan Al-Quran yang anda baca bila apa yang tertulis disini sama dengan yang tertulis disana bahwa Yesus tidak mati di kayu salib.”

      Tannggapan: Inilah yang membedakan keyakinan Yahudi, Kristen dan muslim. Seorang Yahudi yakin benar bahwa yang disalib hingga meninggal adalah Yesus karena mereka menganggap Yesus adalah benar2 nabi palsu sehingga harus meninggal di kayu palang. Demikian pula seorang kristen benar-benar membutuhkan kematian Yesus dikayu salib sebagai kasih Tuhan kepada umat manusia sehingga Dia rela mengirim anaknya untuk penebus dosa bagi umat manusia (teologi paulian). Sedangkan seorang muslim menolak kedua-duanya karena Yesus bukan nabi palsu sebagaimana penolakan Yahudi dan demikian pula Yesus bukanlah anak Allah secara hakiki (dan Dia tidak beranak) untuk menebus dosa umat manusia karena Allah adalah Dzat yang maha kuasa sehingga tidak memerlukan bantuan apapun atau serupa dengan apapun untuk menolong umat manusia, maka Dia diselamatkan dari kematian terkutuk di kayu palang sebagaimana nabi-nabi yang lainnya yang mendapatkan perlakuan buruk dari umatnya akan tetapi Allah ta’ala yang mengutusnya akan menyelamatkannya.

      2. Pernyataan ; “Bila anda mengatakan bahwa Yesus adalah Nabi, kami menganggap anda salah, karena Nabi2 yang ada lahir dikarenakan adanya hubungan intim antara sepasang manusia, sedangkan yang terjadi pada Yesus adalah Ibunya adalah seorang perawan yang belum menikah.”

      Tanggapan: Inilah fungsi Al-Quran sebagai mushadiq, yakni mengoreksi dan membetulkan hal-hal yang keliru yang terjadi pada keyakinan dari umat-umat sebelumnya.
      “Dan tatkala malaikat berkata: “Wahai Maryam, sesungguhanya Allah telah memilih engkau dan menyucikan engkau dan memilih engkau melebihi wanita lain. Wahai Maryam, patuhlah kepada Tuhan dikau dan bersujud dan bersyukurlah bersama-sama orang yang rukuk”( QS 3:42-43)
      Malaikat Jibril menginformasikan bahwa Maryam akan melahirkan seorang anak laki-laki yang suci.( QS 19:19) Informasi ini sangat mengejutkan sekaligus mengagumkan Maryam, menurut pendapatnya bagaimana mungkin seorang perempuan melahirkan anak laki-laki sedang ia tidak atau belum dijamah laki-laki dan dirinya bukanlah wanita lacur(QS 19:20). Malaikat menjawab bahwa hal itu mudah bagi Tuhan, karena kehadiran anaknya sebagai Almasih telah diputuskan oleh Tuhan (Qs 19:21), yang keputusan itu telah disampaikan kepada para Nabi Israel dari abad ke abad, seperti: Ibrahim, Musa, Daud, Yesaya, Yermia, Daniel dan sebagainya; informasi terakhir disampaikan kepada Maryam sendiri lewat kasyaf atau ru’ya itu. Secara gamblang Alquran melukiskan kasyaf Maryam sebagai berikut:
      “Tatkala malaikat berkata: “Wahai Maryam, sesungguhnya Allah memberi kabar baik kepada engkau dengan firman dari dia (tentang seorang) yang namanya Almasih Isa bin Maryam, yang dihormati di dunia dan di akhirat, dan tergolong orang yang dekat (kepada Allah), dan ia bicara kepada manusia tatkala ia dalam buaian dan tatkala berusia lanjut, dan ia termasuk, golongan orang saleh.’ Maryam berkata: ‘Tuhanku bagaimana aku mempunyai anak laki-laki, sedangkan pria belum pernah menyentuhku?’ Malaikat berkata: “kendati demi-kian; Allah menciptaan apa yang Ia kehendaki. Jika ia memutus-kan suatu perkara, ia hanya berfirman: jadi, maka jadilah itu.”( QS 3:44-46)

      Memang tatkala Maryam menerima kasyaf atau ru’ya tentang anak laki-lakinya bernama Almasih Isa bin Maryam, ia masih seorang gadis belum berumah tangga dan tidak ada niat untuk berumah tangga. Ia masih senang hidup lajang sebagai biarawati, dan (rupa-rupanya) beliau berpendapat bahwa biarawan-biarawati itu harus hidup membujang, tak berumah tangga. Inilah yang disebut rahbâniyyah, kerahiban,( QS 57:27) atau mungkin Maryam sebagai anggota jemaat orang-orang suci essena yang salah satu persyaratannya ialah hidup membujang. Kaum wanita boleh juga menjadi anggota jemaat itu. Jemaat inilah yang menjadi pengikut Nabi Yahya dan Isa Almasih, yang kelak dalam sejarah kekristenan disebut golongan Ebionit. Hal inilah yang menyebabkan Maryam bertanya: “bagaimana aku mempunyai anak laki-laki, sedangkan pria belum pernah menyentuhku?”. Jadi Maryam menyadari bahwa untuk dapat mempunyai anak, baik laki-laki maupun perempuan, seorang wanita haruslah berumah tangga atau “disentuh” oleh lelaki terlebih dahulu, sebab wanita yang telah ‘disentuh’ atau dicampuri itu – insyaallah akan mengandung, yang semula kandungannya ringan lalu menjadi semakin berat, akhirnya melahirkan (QS 7:189). Jadi maryam pun sangat yakin bahwa seorang wanita untuk dapat mengandung perlu kehadiran lelaki untuk “menyentuhnya”. Ada yang lahir dalam keadaan sempurna dan ada yang tak sempurna (QS 22:5). Maka ada pendapat yang memastikan tak mungkin seorang wanita mengandung, lalu melahirkan tanpa sentuhan lelaki, karena hal ini menyimpang dari hukum Allah, padahal hukum Allah atau sunnatullah itu tak berubah-ubah (QS 35:43) .
      Pada waktu Maryam menerima kasyaf atau ru’ya di tempat lain juga ada peristiwa luar biasa yang menyangkut dirinya, yaitu undian untuk memperebutkan siapa yang berhak memelihara Maria. Peristiwa ini tak diketahui oleh Maryam. Atau barangkali masalah itu sepenuhnya berada di tangan wali Maria, Zakaria yang menyelenggarakan undian. Sebagai penyelengara sudah tentu dia tidak ikut bersayembara. Jika demikian halnya, maka kurang tepatlah pendapat para musfir bahwa yang beruntung memperoleh undian adalah Zakaria (Baca tafsir Mahmud Yunus). Mengapa Maria diundi? Jawab-nya, karena banyak sekali remaja dan kaum pria yang menginginkan “memelihara” (baca: memperisteri) Maryam. Hal ini diuraikan dalam ayat:
      “Inilah sebagaian berita gaib yang kami wahyukan kepada engkau. Dan engkau tak berada di antara mereka tatkala mereka melemparkan kalam mereka (untuk menentukan) siapa diantara mereka yang akan memelihara Siti Maria, dan engkau tak berada diantara mereka tatkala mereka bertengkar satu sama lain.”( QS 35:44)
      Lalu Siapakah pria yang beruntung memelihara Maria? Alquran tak menjelaskan. Tetapi sejarah menyaksikan bahwa Maria berumah tangga dengan seorang laki-laki dari keluarga Daud di Nazaret, namanya Yusuf si tukang kayu, sebagaimana dapat dibaca dalam Injil Lukas 1:26-27 yang menjelaskan bahwa Maria menerima kabar baik itu setelah “Bertunangan” dengan Yusuf. Dengan memperhatikan sunnatullah dan kesalehan Maria yang bukan wanita lacur berkata “bertunangan” dapat diartikan berumah tangga. Ayat itu selengkapnya berbunyi sebagai berikut:
      “Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh Malaikat Gabriel pergi ke Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria”( Lukas 1:26-27)
      Dengan berumah-tangganya Maryam dengan Yusuf keturunan Daud, tergenapilah nubuat para Nabi, bahwa Almasih adalah keturunan Daud, suku Yehuda, dan beliau lahir secara normal sebagaimana nabi-nabi yang lainnya lahir memilki ayah dan ibu, lalu diangkat oleh Allah sebagai utusan-Nya untuk menajdi teladan bagi umatnya, meskipun mendapatkan tentangan dan bahkan hendak disalibkan, akan tetapi Allah yang Maha Perkasa menyelamatkan dia untuk terus melaksanakan tugas-Nya sebagai Utusan Allah hingga wafat hingga lanjut usia pada umur 120 thn.

      3. Pernyataan : “Sesungguhnya anda adalah orang yang merasa telah tahu segala sesuatu yang telah terjadi sebelumnya. anda menjadikan Al-Quran sebagai referensi, mengapa anda mengatakan alkitab berisi sesuatu yang tidak nyata kebenarannya?”

      Tanggapan: Hal ini kami sampaikan sebagai sebagai bentuk kasih sayang, bahwa fungsi Al-Quran sebagimana kami kemukakan sebelumnya adalah sebagai rahmat bagi manusia. Akan tetapi tidak setiap orang mau menerimanya karena telah mendapatkan informasi yang salah mengenai Yesus sebelumnya dari para pendetanya sehingga ketika informasi yang wajar seperti ini malah dianggap menyalahi kebenaran. Padahal jika kita teliti isi AL-Kitab atau Bibel hanyalah tulisan-tulisan tentang Yesus, sebagaimana diakui oleh penulis Al-Kitab sendiri sbb: “Teofilus yang mulia, banyak orang yang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi diantara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar” (Lukas 1:1-4)
      Jadi sangat wajar jika kami menyandarkan kebenaran Al-Kitab kepada Al-Quran yang memang didalamnya tidak ada keraguan sama sekali.

      4. Pernyataan : “Tegas saya katakan, kami tidak melakukan hal gila seperti yang orang2 muslim yang salah jalan seperti anda lakukan. ataupun memang itu yang anda harus terapkan dari apa yang telah anda pelajari dari ilmu agama yang anda dapatkan.”

      Tanggapan: Bukankah apa yang kami kemukakan hal yang wajar dan biasa saja, hal apa yang menurut sdr gila, bolehlah jika sdr memiliki pemahaman yang tidak gila di share disini sehingga kawan-kawan yang lainnya bisa mengikuti.

      Demikian tanggapan kami semoga bermanfaat. Terimakasih
      Salam Damai.

      • Org yahudi & kristen sampai kapanpun tdk akan rela klo org muslim gak ikut jejaknya, sampai kapanpun dia akan selalu akan goyahkan keimanan islam, berbagai cara, sok tahu kitab Allah, padahal kemurnian injil banyak campurtangan manusia pasca Isa AS.

        Hanya orang yg dapat hidayaNya yg dapat selamat di Al Islam. Semoga mereka mendapat hidayah Allah SWT & tdk keras hatinya.

        • Mr Fank yg terhormat,
          kata2 anda: “Org yahudi & kristen sampai kapanpun tdk akan rela klo org muslim gak ikut jejaknya…”
          tanggapan kami: tidak semua yahudi dan tidak semua kristen. Mohon tidak mengambil ayat Alquran secara terpisah2. trm ksh.

    • Isa dilhairkan tanpa ayah tapi ada ibu, perkara yg mudah bagi Allah SWT apalg adam dilahirkan tanpa ayah dan ibu, alasan prematur & tdk reasonable membuat perkara ketuhanan.mhn maaf kami sdh banyak diskusi sama romo & pendeta dmn sesungguhnya d kristen sendiri sjak pasca Isa As msh trjd perselisihan perkara kematian Isa As
      Mhn maaf Bhs anda terlalu emosional tdk smart [cerdas] sprt kata2 picik, gila. Tdk saatnya anda menjadi bertanya & menjawab. Klo trjd perbedaan tdk sepatutnya anda sprt itu. Itu menunjukkan kualitas anda seprt apa jadinya jgn2 perkataann anda membalikkan fakta kpd anda sendiri
      Lebih baik anda belajar lebih bijaksana agar lebih santun.
      Semoga Allah SWT memberikan hidayaNya bagi orang yang keras hatinya. & menerima kebenaran.

  7. please dechhh…
    ini masalah IMAN…, bukan untuk diperdebatkan…
    melainkan dipertanggung-jawabkan kelak…(saat masa penghakiman…)
    jika menilik kepercayaan hendaklah melihat dengan IMAN, tidak dengan logika…
    “agamamu punyamu, punyaku agamaku…”
    hendaklah saling menghargai satu-sama lain mas-mba bro…
    sebagai pribadi Kristen saya tetap mengasihi anda atas statement temen”…
    yang jelas sich temen” tau-lah sapa yang akan menjadi Hakim Adil kelak…, jika Dia manusia biasa(ko isa ya/mana mungkin bisa ?), jika Dia nabi(kenapa tidak nabi yang laen/nabi yang terakhir ?),
    tentunya temen” tau dwonk sapa sich hakim yang benar” Adil dunia-akhirat ?
    jawabannya hanya Tuhan -lah hakim di atas segala hakim yang maha Adil…
    dan sapakah itu…?
    tentunya temen” juga tau dalam sura 43:61

    Tuhan Yesus memberkati…

  8. Sebelum komentar, Saya sarankan untuk dibaca semua dari kitab2 , dengan membuka diri dan hati, tujuannya :
    1. kewajiban atas keyakinanmu terpenuhi.
    2. pengetahuanmu bertambah dan terbuka atas orang lain,
    (dalam membaca harus seksama dan rasakan benar2) …..
    makasih….

  9. Napa cuman Isa Doank yah yg Bkn hasil hubungan pria dengan wanita, sedangkan yang lainnya hasil hubungan badan, rada unique nih thdp org tsb beda proses pembikinannya.

    • hahahhaa.. mas bro malu2in kita sesama umat muslim aja nich..
      logikanya karena Yesus itu bukan hasil hubungan badan makanya dia spesial, kalau Tuhan ciptakan sama seperti yang lain nanti banyak yang ngaku2 Tuhan juga

      • Sdr Cantika yth, secara logika sebenarnya amat sederhana, jika Yesus memang diciptakan oleh Allah tanpa adanya pertemuan sel telur dan sperma manusia, sudah barang tentu Allah akan mengulangi ciptaan yang sama berikutnya sehingga akan muncul orang-orang lain yang hadir kedunia ini tanpa bertemunya sel telur dan sperma manusia. Akan tetapi hingga hari ini peristiwa serupa belum dan tidak pernah terjadi dan menurut ilmu pengetahuan modern hal tersebut tidak mungkin karena jikalaupun perempuan mampu hamil tanpa sperma laki-laki dapat dipastikan akan lahir anak perempuan karena faktor gen Y yang tidak dimiliki oleh perempuan (hermafrodit seperti sejenis keong dan binatang molusca lainnya), jadi dengan demikian dapat dipastikan seorang Yesus atau Isa AS pasti memiliki seorang ayah, yaitu Yusuf. Demikian semoga bermanfaat. terimakasih.

    • melkisedek dan Nabi Adam juga ngga punya ayah-ibu, tapi koq ga ada yg menuhankan mereka yah ???? jadi mikir nih

  10. Isa diangkat tidak dibunuh, supaya bisa mati dan dibangkitkan lagi maka Isa diturunkan lagi dimana? God senang bikin misteri yah?

  11. Salam Merdeka, Indonesia Satu… saya benar benar salut dan bangga akan forum diskusi ini… baru kali ini pembahasan ttg keagamaan itu di bahas dengan pengetahuan akan kebenaran… bukan perdebataan tentangan kebenaran… karna siapakah kita manusia yang pantas tuk menghakimi kita sesama saudara yang terlahir sebagai ciptaan allah… berbagai teori smua nya bisa di ungkapkan… tapi satu yang menggugah di benak saya adalah ttg dajal… apakah kiamat itu kehancuran dunia… atau kiamat itu berarti perpecahaan manusia… dan surga itu akan kah sebuah tempat di luar dunia… atau Surga itu adalah di mana manusia bisa saling bersama tanpa ada perbedaan dan saling mengasihi sebagai ciptaan allah…. terima kasih

    • Sdr Manuel .. Salam Merdeka Juga…. tugas kita sebagai manusia ciptaan Allah adalah menyebarluaskan rahmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada seluruh alam. Manusia dengan kemampuan dan cara berpikirnya yang berbeda-beda maka akan timbul perbedaan pula dalam memahami sesuatu, maka tugas kita adalah bukan untuk menyalahkan satu sama lain, tetapi berbagi ilmu tentang Allah dan ciptaan-Nya dengan argumentasi yang paling sempurna dan paling memuaskan bagi ketidaktahuan kita akan Dia Yang telah menciptakan alam semesta dan ciptaan-Nya dialam semesta ini dengan cara yang bijaksana, ilmiah, dan saling menghormati berdasarkan sumber-sumber hukum yang layak dipercaya (kitab suci-Nya). maka sudah selayaknya sebagaimana pendapat saudara tidak mungkin kita saling menghakimi antara salah dan benar karena telah nyata dan jelas antara yang benar dan yang salah. Untuk materi yang berkaitan dengan Dajjal dan Kiamat sudara Manuel dapat membaca di artikel-artikel kami pada bagian lain situs ini, Demikian tanggapan kami sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas perhatiannya. Salam.

  12. ada banyak surah yg menceritakan tentang nabi Isa As. kalian bisa lihat di Q.S Ash Shaff ayat 6 yg menjelas kan tentang ada nya nabi setelah isa, Q.S annisa ayat 157 171 Q.S Maryam tntang isa di ciptakan (dilahirkan). saya hanya ank yg berumur 15 tahun pengetahuan saya juga blom terlalu dalam. tp saya percaya apa yg ada di Al-Quran. karna semuaa itu nyata. sesungguhnya allah maha kuasa atas segala sesuatunya. apa yg gak mungkin terjadi,bisa terjadi kalau itu uda kehendak-Nya

  13. Tafsiran anda berbeda dng versi resmi depag. Dr situs ini saya tahu kalo anda pengikut ahmadiyah. Saya yakin ISA AS tidak Mati dan Diangkat ALLOH SWT Dan Akan kembali menjelang kiamat. Dan Yg Menganggap ISA AS sbg Tuhan Krn Ga Punya Ayah, maka saya Setuju Jika Adam adalah Lebih Hebat Lgi Krn Tidak Punya Orangtua Sama Sekali

  14. 1. Quran ditulis 7 abad setelah Yesus….oleh orang2 yg berkehendak mendirikan agama baru…. menyalin dan mengubah alkitab sesuai denan yg diinginkannya. ( Walaupun ternyata tetap mengemukakan Isa termulia diantara Nabi yang ada )

    KEMATIAN YESUS…. BUKAN TIBA2… TETAPI DIDAHULUI DENGAN PERISTIWA2 NUBUATAN… DAN FAKTA YG DITULIS OLEH KEEMPAT INJIL , salah satu hal yg akan terjadi ditulis oleh Matius sbb yang juga dapat dibaca dalam kesaksian Markus, Lukas dan Yohanes :

    Yesus bersabda, yang tercantum dalam injil Matius 20:17-19, yang berbunyi:
    Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:
    “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
    Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.”

    Dalam Lukas 18:31-34:
    Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi.
    Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi,
    dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit.”
    Akan tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.

    (Baca pula Markus 8:31, Lukas 18:31-34, Yohanes 12:20-36)

    BUKAN KATANYA MOHAMAD ” HASIL SEMBUNYI DI GUA HIRA… TAK ADA SAKSI…”

    2. Dalam Quran sendiri…. ternyata apa yang di ungkapkan tentang ISA…. KEMULIAAN ISA TAK TERTANDINGI OLEH MUHAMMAD.. DAN JUSTRU MEMBAWA PADA KESIMPULAN BAHWA ISA ADALAH ALLAH SWT SENDIRI YG TURUN KE DUNIA.

    Pernyataan dibawah ini ada di Quran dan Hadis..
    a. Kelahiran Isa tanpa hasil hubungan jasmani…. hanya Isa yang lahir tanpa disentuh setan…tak dapat ditandingi oleh kelahiran mohamad.,

    b. Mujijat yang dibuat Isa… tak dapat ditandingi oleh mohammad.

    c. Kedudukan Isa sebagai Terkemuka di dunia dan di Akherat… tak dapat di tandingi Mohammad.

    d. di Hari kiamat ISA ALMASIH akan menjadi HAKIM yg ADIL…. (hanya Allah SWT hakim yg adil)… Mohamad diadili atas segala kejahatannya di dunia…!!!

    • Sdr Jangkrik Yth,
      Sebelum berkomentar lebih jauh kami sarankan sdr jangkrik membaca artikel berikut ini dahulu.
      1. kitab-injil-bagaimana-memahaminya
      2. hubungan-al-quran-dengan-bibel
      3. wahyu-dalam-islam
      4. wahyu-ilahi
      demikian semoga bermanfaat.
      Terimakasih.

    • Pernyataan
      1. Kelahiran Isa tanpa hasil hubungan jasmani…. hanya Isa yang lahir tanpa disentuh setan…tak dapat ditandingi oleh kelahiran mohamad

      -tanggapan
      jika saya sebagai tuhan, saya gk akan mw dilahirkan oleh seorang ibu. nti saya durhaka sama ibu saya. lebih baik saya turun aja kedunia langsung tanpa melalui perantara. (tapi hal ini mustahil, karena Allah SWT pernah ingin menampakkan wujudnya, tetapi sebuah bukit *lupa namanya. hancur karena tak sanggup berhadapan dengan Sang Penciptanya). Nabi Muhammad SAW juga manusia biasa yang diberi tugas oelh Allah SWT untuk mensejahterakan seluruh umat manusia.

      2. Mujijat yang dibuat Isa… tak dapat ditandingi oleh mohammad.

      -tanggapan
      mukjizat Nabi Isa As memang luar biasa dapat menyembuhkan orang buta, dapat menghidupkan orang mati, membuat burung dari tanah liat. Nabi Muhammad SAW memiliki banyak mukjizat yang tidak terhitung jumlahnya, mukjizat yang paling istimewa bagi saya adalah kitab suci Al-Qur’an yg diciptakan untuk mensejahterakan seluruh umat manusia hingga akhir zaman. karena umat Nabi Muhammad adalah seluruh manusia yang hidup setelah Beliau diangkat menjadi nabi hingga Manusia terakhir dibumi.
      Anda mengakui mukjizat Nabi Isa AS, berarti anda mengakui bahwa Nabi Isa AS merupakan utusan Allah SWT, bukan sebagai tuhan. karena mukjizat itu permberian Allah SWT sebagai tanda/bukti kenabian atau kerasulan-Nya.

      3. Kedudukan Isa sebagai Terkemuka di dunia dan di Akherat… tak dapat di tandingi Mohammad.

      -tanggapan
      saya mengakui Nabi Muhammad SAW, Nabi Isa AS, Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS dan seluruh Nabi dan rasul Allah SWT memiliki kedudukan yang terkemuka di dunia maupun di Akherat. kami meyakini Nabi Isa AS masih Hidup hingga sekarang dan akan turun kebumi dan akan mengakui bahwa Nabi Isa AS merupakan umat Nabi Muhammad

      4. di Hari kiamat ISA ALMASIH akan menjadi HAKIM yg ADIL…. (hanya Allah SWT hakim yg adil)… Mohamad diadili atas segala kejahatannya di dunia…!!!

      -tanggapan
      Nabi Muhammad SAW melakukan “kejahatan” apa?
      bagi saya Nabi Muhammad SAW melakukan hal yang sangat indah. Beliau manusia yang istimewa, mampu mensejahterakan umatnya hingga sekarang. bahkan hawa api neraka tidak boleh menyentuh rohnya, bagi saya Beliau pantas masuk surga, bahkan kalu ada yang lebih “indah” dari surga maka beliau sangat pantas berada disana.

      -terima kasih

      *jika ada kesalahan karena kurangnya ilmu pengetahuan yang saya miliki, saya mohon minta maaf yang sebesar-besarnya dan saya berharap mohon dikoreksi.

    • Kejadian Manusia ada tiga jenis
      1. Adam diciptakan Allah langsung dengan bahan baku tanah kemudian ditiuplah ruh oleh Allah
      2. Isa, diciptakan tanpa melalui hubungan suami istri, hanya ruh saja yang ditiupkan ke Siti Maryam, jadilah nabi Isa,
      3. Anda, kita semua manusia diciptakan Allah melalui proses biologis Bapak dan ibu kita,

      Jadi nabi isa adalah manusia biasa, seperti kita juga. Beliau (Isa), makan, minum, dan seterusnya adalah layaknya manusia.
      Umat Muslim harus yakin dan benar-benar yakin, isa adalah manusia.
      satu hal yang menggelikan …
      isa yang dianggap kalangan nasrani adalah Yesus…
      bukan-bukan itu salah…, sekali salah,
      coba anda camkan:
      dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]“, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

      Tetapi tidak disebutkan nama siapa yang diserupakan dengan nabi Isa
      karena hal ini tidak penting

      yang penting adalah Yesus tidak disalib
      jadi Yesus tidak bangkit dari kematian
      berarti iman Kristen jadi gugur semua, sesuai dengan kekhawatiran Paulus

      1 Korintus 15
      (17) Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

      (18) Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.

      (19) Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

      Satu hal lagi, anda mengatakan mukzizat nabi isa tidak tertandingi,,,
      … okelah andai kata pemahaman bahwa yang disalib adalah nabi isa,
      jelas tidak bisa dibuktikan secara fakta,
      yesus yang anda tuhankan,,, mana mukzizatnya,
      kalaulah memiliki mukzizat,,, pastilah tidak disalib,,,
      coba anda renungkan…

  15. assalamualaikum Wr Wb,.
    saya mw bertanya ttg kata-kata anda : “bla bla bla. . .jadi dengan demikian dapat dipastikan seorang Yesus atau Isa AS pasti memiliki seorang ayah, yaitu Yusuf. Demikian semoga bermanfaat. terimakasih.”

    Nabi Isa As memiliki ayah yaitu yusuf, bisa tolong jelasin tentang hal ini??

    saya mw beri saran, hormatilah nabi kita, jangan menuliskan nya hanya dengan nama saja (contoh, daud, isa, yunus) itu terkesan tidak menghormati. tolong tulis dengan kata-kata Nabi Daud As, Nabi Isa As, Nabi Yunus As. kita harus menghormati mereka karena mereka utusan Allah swt.

    mohon maaf jika ada salah kata, saya tidak ada maksud buruk dalam komentar ini. terima kasih bayak

    wassalamualaikum Wr Wb

    • Waalaikumsalam wrwb,
      Sdr Chandra Alim Yth, kami ucapkan terimakasih atas koreksinya. Memang didalam penulisan yang baku sebaiknya digunakan tambahan “Alaihisalam” atau yang disingkat AS, dan kalau Rasulullah Muhammad ditambah dengan “Salallahu’alaihiswassalam” atau disingkat SAW. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih dan kekurangan tersebut bukan karena disebabkan kurang hormatnya kami atau kurang takzimnyaes kami kepada beliau-beliau para nabi utusan Allah yang mulia tetapi semata-mata kurang cermatnya kami. Kepada Allah kami mohon ampunan dan kepada semuanya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terimakasih
      Wassalamualaikum wr wb

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 255 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: